Comscore Tracker

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  

Kamu harus pertimbangkan hal-hal ini jika mau ganti mobil

Jakarta, IDN Times - Mobil pribadi tentunya merupakan aset. Selain nilainya terus mengalami depresiasi seiring berjalannya waktu, mobil juga punya masa kelayakan pakai yang berbeda-beda. Itulah sebabnya mengapa banyak orang kerap mengganti mobilnya dalam beberapa tahun.

Financial Educator dan Periset Lifepal, Aulia Akbar, pernah mengatakan ada banyak alasan kenapa seseorang membeli mobil baru. Nah, berikut 7 waktu yang tepat bagi kamu untuk ganti mobil yang lama dengan yang baru.

1. Jika pindah tempat tinggal ke zona rawan banjir

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  Ilustrasi (ANTARA FOTO/Jojon)

Pertama, jika kamu pindah ke tempat tinggal yang rawan banjir. Seandainya saat ini kamu memiliki mobil sedan, hatchback, atau city car, maka mengganti mobil ke minibus atau SUV dengan ground clearance lebih tinggi merupakan hal yang tepat dilakukan.

"Memakai mobil dengan ground clearance pendek di wilayah tersebut justru akan menimbulkan masalah di musim hujan. Biaya perbaikan atas kerusakan terkait banjir juga tidak murah," ujar Aulia.

Baca Juga: 7 Jenis Mobil Ini Wajib Kamu Tahu, Mulai SUV hingga Pikap!  

2. Saat anak atau momongan bertambah

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  ilustrasi keluarga (IDN Times/Mardya Shakti)

Jika kamu punya anak lebih banyak, mobil lima penumpang mungkin masih nyaman digunakan untuk keluarga muda, atau keluarga kecil dengan satu orang anak. Namun apa kabarnya jika momongan kamu bertambah satu dan anggota keluarga menjadi 4 orang?

Besar kemungkinan, mobil kamu saat ini terasa sempit dan tak lagi nyaman dipakai bepergian sekeluarga. Mengganti mobil lama kamu menjadi mobil tujuh penumpang tentu menjadi ide yang cukup baik.

3. Saat suku cadang mobil kamu mulai langka dan perawatan mahal

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Semakin tua mobil maka semakin banyak pula suku cadang yang harus diganti. Selain itu, kondisi mobil kamu pun tak lagi sama seperti saat masih baru.

Tidak menutup kemungkinan, suku cadang dari mobil yang kita miliki menjadi semakin sulit dicari di pasaran. Kondisi mesin yang sudah tak prima pun membuat kita harus bolak-balik bengkel, yang akhirnya menguras tabungan sendiri.

"Dalam kondisi ini, tidaklah salah bagi kamu untuk mempertimbangkan diri mengganti mobil baru," kata Aulia.

4. Ketika kamu punya dana yang 'cukup'

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  Ilustrasi uang, rupiah, uang saku (IDN Times / Shemi)

Kalau kondisi keuangan kamu cukup sehat, seperti tabungan yang cukup, maka kamu bisa membeli mobil baru. Tapi kalau sampai menghabiskan seluruh tabungan dan dana darurat, maka baiknya kamu tunda dulu membeli mobil baru.

"Carilah alternatif mobil yang yang lebih murah. Atau kumpulkanlah dana terlebih dulu sebelum membeli," kata Aulia.

Kamu juga bisa mencoba opsi tukar tambah mobil lama dan baru, atau menjual mobil lama terlebih dulu agar mendapat tambahan dana yang signifikan.

5. Saat estimasi biaya perawatan dan operasional mobil baru incaran kamu terjangkau

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  Ilustrasi pabrik. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Kalau kamu punya kocek yang lebih untuk membeli mobil dengan merek yang harga suku cadangnya terkenal jauh lebih mahal dari mobil kamu sekarang, kamu bisa membelinya.

Sah-sah saja membeli mobil dengan spesifikasi lebih tinggi dari yang kamu miliki saat ini. Asalkan penghasilan kamu juga sudah bertambah dengan cukup signifikan.

"Jangan hanya karena faktor keinginan, kamu mengabaikan faktor keuangan dan memaksakan diri untuk membeli mobil dengan spesifikasi lebih tinggi," ujar Aulia.

6. Ketika pajak mobil baru juga terjangkau

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Enggak cuma soal spesifikasi, biaya perawatan, dan harga suku cadang mobil yang harus kamu perhatikan. Besaran pajak tahunan juga tidak boleh luput dari perhatian kamu lho. Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu pengeluaran yang bersifat wajib dibayarkan.

"Ketika pajak mobil baru kamu terlampau tinggi, maka pengeluaran pasif kamu per tahun juga akan semakin tinggi," ucap Aulia.

7. Saat kamu siap membayar premi asuransi mobil

7 Momen Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi  Ilustrasi Asuransi (IDN Times/Mardya Shakti)

Mobil tanpa asuransi tentu saja tidak lengkap, karena hanya asuransi lah satu-satunya yang bisa memberikan perlindungan atas kerugian finansial, terhadap segala risiko. Ada beberapa komponen yang harus kamu ketahui yang berkaitan dengan besaran premi asuransi mobil.

Pertama adalah domisili mobil kamu, kedua adalah kategori harga mobil, dan yang terakhir adalah jenis asuransi yang dipilih yaitu All Risk (comprehensive) atau Total Loss Only (TLO).

Asuransi TLO tentu lebih murah ketimbang all risk, namun perlindungan yang diberikan oleh asuransi TLO hanya perlindungan saat mobil hilang atau mengalami kerusakan sebesar 75 persen dari harga mobil.

"Untuk mengetahui berapa estimasi premi asuransi dari mobil incaran kamu bisa menggunakan kalkulator asuransi mobil di situs Lifepal. Kamu juga bisa mendapat rekomendasi produk asuransi mobil dengan besaran premi yang sesuai dengan bujet kamu," kata Aulia.

Topic:

  • Anata Siregar
  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya