Pemakaian sabuk pengaman atau seat belt yang salah akan membahayakan pengendara mobil, terlebih bagi ibu hamil. Sebab kehamilan sangat rentan terhadap goncangan. Dikutip dari Liputan6.com, (20/1), berikut panduan memakai seat belt yang benar sehingga membuat ibu hamil merasa aman dan nyaman.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Ini 7 Tips Aman Menggunakan Sabuk Pengaman Bagi Ibu Hamil

pixabay.com
1. Posisikan sabuk pengaman di pinggang serendah mungkin di bawah panggul.
2. Ulurkan sabuk pengaman hingga menutupi bahu dan posisikan sabuk pengaman melewati dada.
3. Hindari memakai sabuk pengaman di sekitar perut karena bagian ini pasti membesar. Selain itu juga berisiko bagi janin.
4. Jika terjadi pergeseran sabuk pengaman saat berkendara di jalan, maka berhentilah sejenak dan atur ulang sabuk pengaman kamu.
5. Apabila masih susah memasang posisi sabuk pengaman yang nyaman, silahkan memakai adaptor sabuk pengaman yang dirancang untuk digunakan ibu hamil.
6. Sabuk pengaman harus benar-benat pas dan tidak kendor. Cara ini untuk menghindarkan kontraksi atau ketuban pecah.
7. Umur janin yang paling rawan adalah 7 bulan sampai 9 bulan. Alangkah baiknya jika lebih hati-hati lagi dalam memakai sabuk pengaman pada usia kehamilan ini.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Harus Sabar Mengendarainya, Ini 9 Mobil Terlambat di Dunia10 Jun 2017, 09:05 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- 20 Mobil Transformer yang Ada Sampai Rise Of The Beast12 Jun 2023, 08:03 WIB
Editorial Team
EditorRizal
Related Article
Kenapa Mobil 7 Penumpang Masih Populer di Indonesia?27 Sep 2026, 23:54 WIB
Apa yang Membuat Konsumen Mulai Melirik Merek Mobil China?27 Sep 2026, 23:53 WIB
5 Komponen Mobil yang Bisa Menguras Tabungan jika Diabaikan27 Sep 2026, 23:12 WIB
Kenapa Merek Mobil China Makin Banyak Masuk Indonesia?27 Sep 2026, 22:44 WIB
5 Hal yang Perlu Diperhatikan setelah Mobil Melewati Usia 5 Tahun27 Sep 2026, 22:42 WIB
Kenapa Mobil Bisa Mengerem Sendiri saat Mendeteksi Bahaya?27 Sep 2026, 22:33 WIB
4 Tanda Kebocoran Bahan Bakar pada Mobil yang Harus Diwaspadai27 Sep 2026, 22:32 WIB
5 Mitos Mengemudi Hemat BBM yang Justru Bisa Bikin Salah Strategi27 Sep 2026, 19:32 WIB
5 Dampak Mobil Kotor Berbulan-bulan, Apakah Cat Bisa Rusak Permanen?27 Sep 2026, 11:12 WIB
5 Perbandingan Keamanan Mobil SUV dan Sedan saat Terjadi Kecelakaan27 Sep 2026, 09:38 WIB
Sering Lewat Jalan Mulus, Kenapa Kaki-kaki Mobil Tetap Cepat Aus?27 Sep 2026, 08:32 WIB
Benarkah Spooring dan Balancing Gak Harus Selalu Sepaket?27 Sep 2026, 08:05 WIB
Mobil Sudah Spooring dan Balancing Tapi Belum Stabil, Apa yang Salah?27 Sep 2026, 07:28 WIB
Kaki-kaki Mobil Eropa, Jepang, China: Mana Lebih Kuat dan Nyaman?27 Sep 2026, 07:05 WIB
Automechanika Jakarta 2026 Gelar Cek Kendaraan Gratis27 Sep 2026, 06:05 WIB
5 Alasan Melaju dengan Kecepatan Rendah Gak Selalu Membuat BBM Lebih Irit26 Sep 2026, 22:42 WIB
5 Alasan Mobil Bekas Kilometer Rendah Belum Tentu Lebih Layak Dibeli26 Sep 2026, 21:42 WIB
Kebiasaan Saat Lewat Polisi Tidur Ini Bikin Shockbreaker Cepat Rusak 26 Sep 2026, 20:25 WIB
Servis Rekondisi vs Ganti Part Ori Kaki-kaki: Mana Lebih Untung?26 Sep 2026, 20:05 WIB
Ini Bedanya Tie Rod, Ball Joint, dan Bushing Arm, Sudah Tahu? 26 Sep 2026, 19:26 WIB