Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jetour Unjuk Inovasi SUV dan Strategi Global di Beijing

Jetour Unjuk Inovasi SUV dan Strategi Global di Beijing
Jetour pamer inovasi di Auto China 2026 (Dok. Jetour)
Intinya Sih
  • Jetour menegaskan strategi global ‘Travel+’ di Auto China 2026, memperluas konsepnya dari sekadar produk menjadi gaya hidup mobilitas yang menggabungkan budaya, komunitas, dan teknologi.
  • Melalui pameran tersebut, Jetour menampilkan SUV hybrid efisien hingga off-road ekstrem seperti T2 i-DM dan G700, serta memperkenalkan Soueast S08 DM untuk memperkuat strategi multi-brand.
  • Jetour memperluas ekosistem komunitas global dengan lebih dari 300 komunitas di 30 wilayah dan menggandeng figur internasional untuk memperkuat identitas brand serta ekspansi ke lebih dari 100 negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Jetour menegaskan arah pengembangan globalnya dalam ajang Auto China 2026 melalui evolusi strategi “Travel+” yang kini tak lagi sekadar konsep produk, melainkan pendekatan menyeluruh terhadap gaya hidup mobilitas.

Dalam pameran ini, Jetour juga untuk pertama kalinya menampilkan dua merek sekaligus, yakni Jetour dan Soueast, sebagai bagian dari sinergi ekosistem otomotif yang lebih luas.

Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa Jetour tidak hanya berfokus pada pengembangan kendaraan, tetapi juga membangun pengalaman konsumen berbasis konektivitas budaya, komunitas, dan teknologi.

Presiden Jetour International, Ke Chuandeng, menyebut strategi ini terus berkembang mengikuti kebutuhan konsumen global.

“Sejak awal, Jetour konsisten mengusung filosofi ‘Travel+', kini telah berkembang melampaui sekadar atribut produk, menjadi representasi gaya hidup,” ujarnya Jumat (24/4/2026).

1. Evolusi produk, dari hybrid efisien hingga SUV off-road ekstrem

Dua unit Jetour G700 berwarna hijau dan biru dipamerkan di sebuah pameran otomotif dengan pencahayaan modern dan pengunjung di sekitarnya.
Jetour G700 tampil dengan gagah (Dok. Jetour)

Dalam pameran ini, Jetour menampilkan lini produk yang mencerminkan fleksibilitas strategi “Travel+” untuk berbagai gaya perjalanan. Salah satu sorotan utama adalah Jetour T2 i-DM, SUV plug-in hybrid (PHEV) dengan sistem 1.5TD DHE + 3DHT yang mampu menghasilkan tenaga hingga 280 kW dan torsi 610 Nm, serta jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.000 km.

Di sisi lain, Jetour G700 hadir sebagai SUV off-road hybrid premium dengan pendekatan performa ekstrem. Model ini mengusung tenaga hingga 665 kW dan torsi 1.135 Nm, dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,6 detik.

Fitur seperti tiga differential lock, suspensi udara adaptif, dan kemampuan melintasi genangan hingga 970 mm menegaskan karakter petualangnya tanpa mengorbankan kenyamanan kabin.

Kehadiran Souest S08 DM juga melengkapi strategi multi-brand, menandakan bahwa Jetour ingin menjangkau spektrum kebutuhan mobilitas yang lebih luas, dari urban hingga ekstrem.

2. “Travel+” berkembang jadi ekosistem global berbasis komunitas

Mobil off-road beroda enam dengan desain gagah dan grafis warna-warni dipamerkan di sebuah ajang otomotif dalam ruangan.
Tampil gagah dengan 6 roda (Dok. Jetour)

Strategi “Travel+” kini tidak lagi berhenti pada kendaraan, tetapi meluas ke ekosistem pengguna. Jetour telah membangun lebih dari 300 komunitas di berbagai negara, dengan program personalisasi kendaraan yang tersedia di lebih dari 30 wilayah.

Sepanjang 2025, lebih dari 500 aktivitas komunitas diselenggarakan secara global, memperkuat keterlibatan pengguna sekaligus membangun budaya perjalanan dan off-road.

Dalam konteks ini, “Travel+” berfungsi sebagai platform integratif yang menghubungkan kendaraan, pengalaman, dan komunitas dalam satu kerangka mobilitas modern.

3. Kolaborasi global dan ekspansi perkuat posisi sebagai brand SUV dunia

Beberapa orang berpose dengan mobil Jetour T2 i-DM bermotif kamuflase dalam acara kolaborasi Jetour dengan Alan Walker.
Kolaborasi Jetour dengan Alan Walker (Dok. Jetour)

Jetour juga memperkuat strategi globalnya melalui kolaborasi lintas bidang. Di Auto China 2026, mereka menghadirkan kolaborasi dengan Alan Walker sebagai brand ambassador, serta menggandeng Paul Scher sebagai konsultan seni.

Selain itu, figur seperti Mo Farah, Hazen Audel, dan Laurie Marker turut dilibatkan sebagai bagian dari penguatan identitas brand yang mencakup performa, petualangan, dan keberlanjutan.

Secara bisnis, pertumbuhan Jetour juga terbilang agresif. Penjualan global telah melampaui 2,27 juta unit di lebih dari 100 negara, dengan dukungan lebih dari 50 juta penggemar di seluruh dunia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More