Julian Johan Finis Lima Besar, Cetak Prestasi di Rally Dakar

- Julian Johan dengan dukungan penuh Motul bukan hanya mampu menyelesaikan Rally Dakar 2026, tetapi juga pulang dengan hasil yang jauh melampaui ekspektasi
- Julian ukir prestasi bersejarah di ajang motorsport dunia
- Capaian ini menjadi simbol pembalap Indonesia mampu bersaing dan menang di ajang motorsport paling ekstrem di dunia
Jakarta, IDN Times - Kejuaraan Rally Dakar selalu identik dengan tantangan ekstrem. Ribuan kilometer lintasan pasir, bebatuan, hingga suhu ekstrem, menjadikan ajang ini bukan sekadar balapan, tetapi ujian ketahanan manusia dan mesin.
Di edisi 2026, Julian Johan dengan dukungan penuh Motul bukan hanya mampu menyelesaikan Rally Dakar 2026, tetapi juga pulang dengan hasil yang jauh melampaui ekspektasi, sekaligus mengangkat nama Indonesia di level tertinggi motorsport dunia.
1. Kolaborasi panjang Motul dan Jeje menuju Dakar

Perjalanan menuju Rally Dakar 2026 bukan cerita instan. Kolaborasi antara Motul dan Julian Johan sudah terjalin selama beberapa tahun terakhir, termasuk saat Jeje turun di Asia Cross Country Rally (AXCR) 2023 dan 2024.
Konsistensi inilah yang akhirnya mengantarkan mereka ke babak paling prestisius, yaitu Rally Dakar.
Sebagai Official Partner Rally Dakar 2026, Motul tak hanya hadir lewat logo. Brand pelumas global ini menjadi bagian penting dari strategi performa, memastikan mesin tetap bekerja optimal di tengah suhu ekstrem, tekanan berat, dan jarak tempuh hingga 8.000 kilometer.
Bagi pria yang akrab disapa Jeje ini, dukungan ini menjadi fondasi penting untuk tampil kompetitif sejak etape awal.
2. Ukir prestasi bersejarah

Awalnya, target Julian Johan terbilang realistis, finis dan menyelesaikan seluruh etape Rally Dakar 2026. Namun di lintasan, hasil berbicara lebih lantang. Jeje berhasil keluar sebagai juara pertama Iconic Class, meraih posisi ketiga kelas H2, dan finis di peringkat kelima overall, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pereli Indonesia sebelumnya.
“Alhamdulillah kita mendapatkan peringkat 5 overall, juara 3 di kelas H2, dan di Iconic Class kita jadi juara pertama,” ujar Jeje, Minggu (18/1/2026).
Jeje mengaku pencapaian tersebut terasa emosional, mengingat mimpi tampil di Rally Dakar dahulu hanya sebatas tontonan di televisi dan majalah.
3. Inspirasi untuk motorsport nasional

Keberhasilan Julian Johan di Rally Dakar 2026 tak hanya soal piala dan peringkat. Capaian ini menjadi simbol pembalap Indonesia mampu bersaing dan menang di ajang motorsport paling ekstrem di dunia.
Bagi Motul, kolaborasi ini juga menegaskan komitmen mereka dalam mendukung talenta dan performa tanpa kompromi.
Jeje pun berharap pencapaiannya bisa menjadi pemantik semangat bagi dunia otomotif dan olahraga nasional.
“Akhirnya ada orang Indonesia yang bisa menyelesaikan Rally Dakar,” ucapnya.


















