Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kaca Mobil Tempered vs Laminated Glass" Mana Paling Aman?

ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)
ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)
Intinya sih...
  • Karakteristik kaca tempered: lima kali lebih kuat dari kaca biasa, pecah menjadi butiran kecil, digunakan pada jendela samping dan belakang mobil.
  • Keunggulan kaca laminated: terdiri dari lapisan ganda kaca yang disatukan oleh lapisan film plastik transparan, menjaga integritas struktural kabin, memberikan visibilitas darurat bagi pengemudi.
  • Aspek keamanan: kaca laminated sulit ditembus pencuri, meredam suara dan menangkal radiasi sinar ultraviolet (UV), produsen mulai menerapkan pada jendela samping untuk meningkatkan kekedapan kabin.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pemilihan jenis kaca pada kendaraan bukan sekadar masalah kejernihan pandangan, melainkan sistem pertahanan pasif yang sangat krusial saat terjadi kecelakaan. Dua jenis kaca utama yang paling sering digunakan pada industri otomotif adalah kaca tempered dan kaca laminated, masing-masing memiliki karakteristik fisik dan mekanisme perlindungan yang sangat berbeda.

Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk mengetahui bagaimana masing-masing jenis kaca bereaksi saat menerima benturan keras. Meskipun keduanya dirancang untuk meningkatkan keselamatan, penempatannya pada bagian mobil telah diatur sedemikian rupa guna memberikan perlindungan maksimal bagi penghuni kabin dari ancaman eksternal maupun risiko cedera internal.

1. Karakteristik kekuatan dan mekanisme pecahnya kaca tempered

ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)
ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)

Kaca tempered diproduksi melalui proses pemanasan ekstrem yang diikuti dengan pendinginan mendadak, menciptakan tegangan internal yang membuatnya lima kali lebih kuat daripada kaca biasa. Ciri khas utama dari jenis ini adalah ketika pecah, seluruh bagian kaca akan langsung hancur menjadi butiran-butiran kecil sebesar kristal jagung yang tidak tajam. Mekanisme pengerakan ini dirancang secara sengaja untuk mencegah luka sayatan besar dan dalam yang mematikan jika terjadi benturan.

Pada mobil modern, kaca tempered biasanya digunakan untuk bagian jendela samping dan kaca belakang. Kekuatan permukaannya sangat tinggi terhadap benturan tumpul, namun sangat rentan terhadap tekanan pada titik tertentu, seperti hantaman benda tajam atau alat pemecah kaca darurat. Karena sifatnya yang langsung hancur total saat pecah, kaca ini memudahkan proses evakuasi penumpang dari samping kendaraan jika pintu tidak dapat dibuka akibat kecelakaan.

2. Keunggulan kaca laminated dalam menahan penetrasi objek

ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)
ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)

Berbeda dengan sistem kristalisasi, kaca laminated terdiri dari lapisan ganda kaca yang disatukan oleh lapisan film plastik transparan, biasanya berbahan Polyvinyl Butyral (PVB), di bagian tengahnya. Fungsi utama dari lapisan film ini adalah untuk mengikat serpihan kaca agar tetap menempel meskipun kaca telah pecah berkeping-keping. Teknologi inilah yang menjadi alasan mengapa kaca depan mobil tidak akan pernah hancur berhamburan saat terkena lemparan kerikil atau benda keras di jalan raya.

Kaca laminated memiliki peran vital dalam menjaga integritas struktural kabin. Jika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan benturan kepala penumpang ke arah kaca, lapisan film akan meredam energi benturan dan mencegah kepala atau tubuh keluar dari kendaraan (fenomena ejection). Selain itu, kemampuan kaca ini untuk tetap utuh meskipun retak memberikan visibilitas darurat bagi pengemudi serta mencegah masuknya objek asing dari luar yang dapat membahayakan keselamatan selama perjalanan.

3. Aspek keamanan dari sisi kriminalitas dan radiasi sinar matahari

ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)
ilustrasi kaca mobil (pexels.com/bimbim)

Selain aspek keselamatan saat kecelakaan, perbedaan kedua jenis kaca ini juga berpengaruh pada keamanan dari tindak kriminalitas. Kaca laminated jauh lebih sulit ditembus oleh pencuri karena meskipun telah dipecahkan, lapisan film di tengahnya tetap kuat dan membutuhkan waktu lama untuk dipotong atau dirusak. Hal ini memberikan perlindungan ekstra bagi barang berharga di dalam mobil dibandingkan kaca tempered yang bisa hancur seketika dalam satu kali pukulan keras.

Dari sisi kenyamanan, kaca laminated secara alami memiliki kemampuan meredam suara dan menangkal radiasi sinar ultraviolet (UV) yang lebih baik berkat adanya lapisan plastik di dalamnya. Namun, seiring berkembangnya teknologi otomotif, beberapa produsen mulai menerapkan kaca laminated pada jendela samping untuk meningkatkan kekedapan kabin dan keamanan. Memilih kombinasi yang tepat antara kedua jenis kaca ini memastikan kendaraan tidak hanya kuat dalam menghadapi benturan, tetapi juga memberikan ketenangan dari sisi keamanan dan kesehatan penghuninya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Penjualan Porsche Merosot Tajam di Tahun 2025

23 Jan 2026, 11:05 WIBAutomotive