Kapan Harus Ganti Busi Mobil? Ini Tandanya

- Busi berperan penting dalam pembakaran mesin bensin, dan banyak pemilik mobil sering mengabaikan kondisinya karena letaknya tidak terlihat langsung.
- Umur busi tergantung jenisnya: standar diganti tiap 20.000–30.000 km, sedangkan iridium atau platinum bisa mencapai 80.000–100.000 km, dipengaruhi juga oleh kondisi penggunaan.
- Tanda busi perlu diganti meliputi mesin brebet, tarikan berat, konsumsi BBM boros, emisi meningkat, serta warna dan bentuk elektroda yang berubah.
Jakarta, IDN Times - Busi adalah komponen kecil, tapi perannya sangat vital dalam mesin bensin. Tanpa busi yang optimal, proses pembakaran tidak akan sempurna, yang ujungnya bikin performa turun dan konsumsi BBM jadi boros.
Sayangnya, banyak pemilik mobil sering mengabaikan kondisi busi karena letaknya tidak terlihat langsung. Padahal, ada waktu ideal dan tanda-tanda tertentu yang menunjukkan busi sudah harus diganti.
1. Patokan jarak tempuh dan jenis busi

Secara umum, busi standar biasanya perlu diganti setiap 20.000–30.000 km. Sementara busi berbahan iridium atau platinum bisa bertahan lebih lama, bahkan hingga 80.000–100.000 km.
Namun, angka ini bukan patokan mutlak. Kondisi penggunaan seperti sering macet, kualitas BBM, dan gaya berkendara juga memengaruhi umur busi.
2. Tanda mesin mobil mulai bermasalah

Salah satu ciri paling umum busi mulai lemah adalah mesin terasa brebet atau tidak halus. Tarikan juga biasanya terasa lebih berat, terutama saat akselerasi awal.
Selain itu, mesin bisa lebih sulit dihidupkan, terutama saat kondisi dingin. Ini terjadi karena percikan api dari busi sudah tidak optimal.
3. Konsumsi BBM dan emisi meningkat

Busi yang sudah aus membuat pembakaran tidak sempurna. Akibatnya, konsumsi bahan bakar jadi lebih boros karena mesin harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang sama.
Di sisi lain, emisi gas buang juga meningkat. Kalau dibiarkan, ini bisa berdampak pada komponen lain seperti catalytic converter.
Kalau kamu sempat membuka busi, perhatikan warnanya. Busi normal biasanya berwarna cokelat kemerahan. Kalau hitam pekat, berarti pembakaran terlalu kaya. Kalau putih pucat, bisa jadi terlalu panas. Elektroda yang sudah menipis atau aus juga jadi tanda jelas bahwa busi perlu diganti.



![[QUIZ] Dari Kebiasaan Isi BBM, Kami Tahu Gaya Berkendaramu](https://image.idntimes.com/post/20250312/pexels-introspectivedsgn-9216590-0141be5b8ee0913cd7990503e33aa976-61c82d69696d4a0376c6ad88a8dc406e.jpg)







![[QUIZ] Dari BBM yang Kendaraanmu Gunakan, Kami Tahu Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260117/upload_d8e339408c2bd795b3479d1601772f49_8bffebda-a611-49ac-b313-40ace8573620.png)






