Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Air Raditor Mobil Bergelembung di Reservoir?

Kenapa Air Raditor Mobil Bergelembung di Reservoir?
Radiator Mobil Bermasalah (pexels.com/Oleksandr P)
Intinya Sih
  • Gelembung pada air radiator menandakan gangguan tekanan dalam sistem pendingin yang bisa berujung pada kerusakan mesin jika tidak segera ditangani.
  • Penyebab utama biasanya kerusakan paking kepala silinder atau retaknya blok mesin, yang memungkinkan gas pembakaran masuk ke jalur pendingin.
  • Tutup radiator rusak atau udara terjebak juga dapat memicu gelembung, sehingga perlu dilakukan pengecekan tekanan dan proses bleeding sistem pendingin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Munculnya gelembung udara pada tangki cadangan atau radiator saat mesin menyala merupakan fenomena yang tidak boleh dianggap remeh oleh setiap pemilik kendaraan. Gejala ini sering kali menjadi indikator awal adanya kebocoran tekanan yang masuk ke dalam sistem pendingin, yang jika dibiarkan akan berujung pada kerusakan mesin permanen.

Sistem pendingin idealnya merupakan sirkulasi tertutup yang bebas dari udara luar untuk menjaga suhu mesin tetap stabil di bawah $90^\circ$C. Ketika gelembung udara mulai terlihat seperti air mendidih, hal tersebut menandakan adanya gangguan integritas pada komponen internal yang harus segera diidentifikasi penyebabnya guna menghindari biaya perbaikan yang membengkak.

1. Kebocoran pada paking kepala silinder

ilustrasi air radiator mobil (freepik.com/freepik)
ilustrasi air radiator mobil (freepik.com/freepik)

Penyebab paling umum dan serius dari air radiator yang bergelembung adalah kerusakan pada paking kepala silinder (cylinder head gasket). Komponen ini berfungsi sebagai penyekat antara blok mesin dan kepala silinder, memisahkan jalur oli, jalur air pendingin, dan ruang bakar. Ketika paking ini mengalami keausan atau terbakar akibat panas berlebih, tekanan kompresi dari ruang bakar akan bocor dan masuk ke dalam saluran air pendingin.

Udara hasil kompresi mesin yang masuk ke jalur radiator inilah yang kemudian muncul sebagai gelembung-gelembung udara secara terus-menerus, terutama saat pedal gas diinjak. Situasi ini sangat berbahaya karena selain membuat sirkulasi air terhambat, risiko bercampurnya air ke dalam ruang bakar atau oli mesin dapat menyebabkan "water hammer" atau kerusakan pada pelumasan. Jika terdeteksi adanya gelembung yang disertai dengan warna air radiator yang keruh atau berminyak, pengecekan paking kepala silinder menjadi prioritas utama.

2. Retaknya blok mesin atau kepala silinder

Ilustrasi mekanik mengecek kelistrikan mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)
Ilustrasi mekanik mengecek kelistrikan mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Meskipun lebih jarang terjadi dibandingkan kerusakan paking, keretakan pada blok mesin atau kepala silinder merupakan skenario terburuk yang menyebabkan air radiator bergelembung. Retakan mikroskopis pada dinding logam ruang bakar memungkinkan gas hasil pembakaran menyelinap masuk ke dalam sistem pendingin. Biasanya, hal ini disebabkan oleh riwayat mesin yang sering mengalami overheat parah, sehingga material logam mengalami pemuaian yang tidak merata dan akhirnya pecah.

Kondisi ini memerlukan pemeriksaan yang sangat teliti menggunakan alat tekan khusus untuk memastikan lokasi kebocoran. Keretakan pada komponen logam ini tidak hanya menyebabkan gelembung, tetapi juga mengakibatkan hilangnya air radiator secara misterius tanpa ada tetesan di bagian bawah mobil. Perbaikan untuk masalah ini umumnya membutuhkan biaya yang cukup besar karena sering kali memerlukan penggantian komponen utama atau proses pengelasan khusus yang sangat rumit.

3. Kegagalan fungsi tutup radiator dan udara yang terjebak

ilustrasi tutup radiator (freepik.com/jcomp)
ilustrasi tutup radiator (freepik.com/jcomp)

Tidak semua masalah gelembung berasal dari kerusakan mesin yang fatal; terkadang penyebabnya sesederhana tutup radiator yang sudah tidak mampu menahan tekanan. Tutup radiator dilengkapi dengan katup pegas yang berfungsi menjaga tekanan sistem pada level tertentu (biasanya sekitar 0.9 hingga 1.1 bar). Jika karet penyekat atau pegas pada tutup tersebut sudah lemah, udara luar dapat terhisap masuk ke dalam sistem saat mesin mendingin, atau tekanan sistem terlepas terlalu dini ke tangki cadangan sehingga menciptakan efek gelembung.

Selain itu, proses pengisian air radiator yang tidak sempurna sering kali menyisakan udara di dalam sistem, yang dikenal dengan istilah "trapped air". Udara yang terjebak ini akan berputar di dalam sirkulasi dan keluar menuju tangki cadangan saat mesin mencapai suhu kerja. Untuk mengatasinya, sistem pendingin perlu dilakukan proses bleeding atau pembuangan udara secara menyeluruh. Memastikan sistem bebas dari udara adalah langkah krusial agar pompa air dapat bekerja optimal dan sensor suhu memberikan pembacaan yang akurat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More