Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Dashboard Mobil Retak-Retak?
ilustrasi dashboard mobil (image generate by ChatGPT)
  • Paparan sinar UV dan suhu kabin tinggi mempercepat penuaan plastik atau vinil dashboard, membuatnya kering, kehilangan elastisitas, lalu retak.
  • Usia kendaraan, kualitas material, panas, oksidasi, dan perubahan suhu berulang membuat dashboard makin kaku serta rapuh; retakan melebar perlu diperiksa spesialis interior.
  • Pembersih keras dan spons kasar dapat merusak lapisan dashboard; gunakan microfiber serta cairan interior yang sesuai, dan hindari cairan masuk ke tombol atau celah panel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dashboard mobil bisa retak karena sering kena matahari panas. Bagian plastiknya jadi kering dan keras. Mobil yang sudah tua juga bisa punya dashboard rapuh. Membersihkan dengan cairan keras atau spons kasar juga tidak baik. Sekarang, dashboard bisa dijaga dengan parkir di tempat teduh, memakai pelindung kaca, dan membersihkannya pakai kain lembut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dashboard yang retak-retak bisa membuat interior mobil terlihat kusam dan kurang terawat. Kerusakan ini sering ditemukan pada mobil yang sudah berusia beberapa tahun, terutama jika kendaraan kerap diparkir di tempat terbuka.

Namun, usia bukan satu-satunya penyebab. Paparan sinar matahari, perubahan suhu, hingga cara membersihkan dashboard yang kurang tepat juga bisa mempercepat kerusakan. Kabar baiknya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga dashboard tetap awet.

1. Paparan sinar matahari dan suhu tinggi

ilustrasi dashboard mobil (image generate by ChatGPT)

Salah satu penyebab utama dashboard retak adalah paparan sinar ultraviolet (UV) dan panas secara terus-menerus. Ketika mobil diparkir di bawah terik matahari, suhu kabin bisa meningkat drastis. Kondisi ini membuat material dashboard, terutama yang berbahan plastik atau vinil, mengalami penuaan lebih cepat. Lapisan pelindungnya dapat melemah sehingga permukaan menjadi kering, kehilangan elastisitas, lalu muncul retakan.

Risiko kerusakan semakin besar jika mobil hampir setiap hari diparkir di tempat terbuka tanpa perlindungan. Untuk menguranginya, gunakan sunshade atau pelindung kaca depan ketika parkir. Jika memungkinkan, pilih tempat parkir beratap atau teduh. Kaca film yang sesuai juga dapat membantu mengurangi paparan panas dan sinar UV, meskipun tidak sepenuhnya mencegah kerusakan dashboard.

2. Usia dan kualitas material dashboard

ilustrasi pelapis dashboard mobil (pexels.com/Evgeni Adutskevich)

Setiap material memiliki masa pakai, termasuk dashboard mobil. Seiring bertambahnya usia kendaraan, material plastik dan vinil dapat kehilangan kelenturan akibat panas, oksidasi, serta perubahan suhu yang terjadi berulang kali. Dashboard yang awalnya lentur perlahan menjadi lebih kaku dan rapuh. Ketika kondisi ini berlangsung cukup lama, retakan dapat muncul meskipun dashboard tidak terkena benturan keras.

Kualitas material dan kondisi pemakaian juga memengaruhi ketahanan dashboard. Karena itu, retakan tidak selalu muncul pada usia kendaraan yang sama. Dashboard mobil yang lebih tua memang berpotensi mengalami kerusakan, tetapi perawatan dan kebiasaan parkir turut menentukan kondisinya. Jika retakan sudah melebar atau permukaan mulai terkelupas, sebaiknya periksa ke bengkel spesialis interior untuk mengetahui apakah masih bisa diperbaiki atau perlu diganti.

3. Kebiasaan perawatan yang kurang tepat

ilustrasi dashboard mobil (image generate by ChatGPT)

Cara membersihkan dashboard juga berpengaruh terhadap keawetan permukaannya. Penggunaan cairan pembersih yang tidak sesuai, bahan kimia terlalu keras, atau spons kasar berpotensi merusak lapisan pelindung. Jika dilakukan berulang kali, permukaan dashboard bisa menjadi kusam, kering, bahkan lebih rentan mengalami keretakan. Produk pengilap pun sebaiknya dipilih sesuai bahan dashboard, bukan sekadar untuk membuatnya tampak mengilap.

Untuk perawatan sehari-hari, gunakan kain microfiber yang bersih dan cairan khusus interior mobil sesuai petunjuk pemakaian. Hindari menyemprotkan cairan langsung ke tombol, kisi-kisi AC, atau celah panel karena cairan bisa masuk ke bagian elektronik. Bersihkan debu secara berkala dan jangan menggosok permukaan terlalu keras. Perawatan sederhana ini memang tidak dapat mengembalikan dashboard yang sudah retak, tetapi bisa membantu menjaga kondisinya agar tidak cepat memburuk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article