Menyetir di bawah guyuran hujan deras membutuhkan tingkat fokus dan konsentrasi yang jauh lebih tinggi daripada kondisi cuaca normal. Jarak pandang yang terbatas akibat curah air yang lebat serta sapuan wiper yang cepat sering kali diperparah oleh suhu dingin yang mulai merayap masuk ke dalam kabin kendaraan. Situasi ini tidak jarang membuat penumpang maupun pengemudi merasa tidak nyaman karena menggigil sepanjang perjalanan.
Demi mengusir rasa dingin yang menusuk tersebut, tidak sedikit orang yang memilih untuk langsung mematikan fungsi pendingin kabin atau ac secara total. Tindakan refleks ini sepintas terlihat sangat logis dan cepat untuk menghangatkan ruang kabin mobil secara instan. Namun, mematikan ac di tengah kondisi hujan lebat justru merupakan sebuah kesalahan besar yang bisa memicu bahaya fatal bagi keselamatan seluruh penumpang.
