Sistem pengereman berbasis tekanan udara atau yang populer disebut rem angin merupakan peranti keselamatan wajib pada kendaraan berat seperti truk dan bus. Sistem ini dikenal memiliki daya cengkeram yang sangat kuat dan andal untuk menghentikan laju kendaraan berbobot puluhan ton.
Namun, mekanisme penghenti laju yang sangat bertenaga ini hampir tidak pernah ditemukan pada mobil penumpang berukuran kecil seperti sedan atau mobil keluarga. Perbedaan karakteristik sasis, bobot kendaraan, serta aspek efisiensi ruang menjadi alasan utama di balik absennya teknologi ini pada mobil harian.
