Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Filter di Motor Ini Jarang Dibersihkan, padahal Perannya Krusial!

3 Filter di Motor Ini Jarang Dibersihkan, padahal Perannya Krusial!
Ilustrasi membersihkan filter udara mesin motor (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Perawatan motor sering diabaikan pada tiga filter penting: udara, bensin, dan oli, padahal ketiganya berperan besar menjaga efisiensi serta umur mesin.
  • Filter udara kotor bisa bikin konsumsi bensin boros dan merusak silinder karena debu halus yang lolos ke ruang pembakaran.
  • Filter bensin dan oli yang jarang diganti dapat menyebabkan aliran bahan bakar tersendat serta pelumasan tidak optimal hingga mempercepat kerusakan komponen mesin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Menjaga performa sepeda motor agar tetap berada di tingkat efisiensi tertingginya membutuhkan perhatian yang menyeluruh pada setiap komponen kecil yang bekerja di dalam mesin. Kebanyakan pemilik kendaraan roda dua cenderung hanya fokus pada penggantian oli mesin dan pemeriksaan kondisi ban secara berkala saat melakukan servis rutin di bengkel.

Padahal, terdapat beberapa komponen penyaring krusial yang memiliki peran sangat vital dalam menjaga kebersihan sirkulasi cairan dan udara di dalam sasis kendaraan. Mengabaikan perawatan pada sektor penyaringan ini secara perlahan akan menimbun kerusakan fatal yang dapat melumpuhkan fungsi mekanis sepeda motor secara mendadak.

1. Filter udara sebagai benteng pertahanan ruang pembakaran mesin

Ilustrasi filter udara (suzuki.co.id)
Ilustrasi filter udara (suzuki.co.id)

Komponen pertama yang paling sering dilupakan oleh para pengendara adalah saringan atau filter udara yang terletak di dalam kap bodi motor. Komponen ini memiliki tugas utama untuk menyaring partikel debu, pasir, dan kotoran dari udara luar sebelum diisap masuk ke dalam ruang bakar. Udara yang bersih sangat dibutuhkan agar proses pencampuran bahan bakar dan proses peledakan piston dapat berlangsung dengan sempurna tanpa hambatan.

Jika filter udara dibiarkan kotor hingga menyumbat jalur masuk, mesin akan mengalami gejala kekurangan pasokan oksigen saat tuas gas diputar. Kondisi ini membuat konsumsi bahan bakar minyak menjadi jauh lebih boros karena komputer atau karburator akan menyemprotkan bensin secara berlebihan untuk mengompensasi tenaga. Selain itu, debu halus yang lolos dari saringan yang rusak akan bertindak sebagai bahan pengikis yang menggores dinding silinder secara perlahan.

2. Filter bensin demi kelancaran pasokan bahan bakar ke injektor

ilustrasi tangki motor (suzuki.co.id)
ilustrasi tangki motor (suzuki.co.id)

Saringan kedua yang posisinya tersembunyi dan jarang mendapat sentuhan perawatan adalah filter bahan bakar atau filter bensin. Komponen ini bertugas menyaring endapan karat, kotoran mikro, dan partikel air yang sering kali ikut terbawa saat melakukan pengisian bensin di stasiun pengisian. Kebersihan bensin sangat krusial, terutama pada sistem sepeda motor modern yang sudah mengadopsi teknologi injeksi elektronik sensitif.

Apabila filter bensin tersumbat oleh tumpukan kotoran, aliran bahan bakar menuju pompa dan injektor akan menjadi terhambat dan tidak stabil. Dampak langsung yang akan dirasakan adalah mesin motor yang terasa tersendat-sendat atau brebet saat melaju pada kecepatan tinggi akibat kekurangan pasokan bensin. Dalam jangka panjang, sumbatan ini akan memaksa komponen fuel pump bekerja ekstra keras hingga akhirnya mengalami kerusakan total yang berbiaya mahal.

3. Filter oli untuk menjaga kemurnian cairan pelumas dari gramasi besi

Filter oli (wahanahonda.com)
Filter oli (wahanahonda.com)

Komponen penyaring ketiga yang tidak kalah penting namun paling jarang diganti oleh pemilik motor adalah filter oli mesin. Berbeda dengan dua saringan sebelumnya yang mengurus elemen dari luar, filter oli bekerja secara internal di dalam bak engkol mesin kendaraan. Fungsinya adalah menangkap gramasi atau serpihan besi halus hasil gesekan antarkomponen serta sisa kerak karbon akibat proses pembakaran di dalam silinder.

Banyak pemilik motor yang rajin mengganti oli tetapi selalu melewatkan penggantian filter oli ini karena lokasinya yang tertutup kap mesin. Filter oli yang sudah jenuh dan penuh kotoran tidak akan mampu lagi menyaring cairan pelumas baru yang dimasukkan ke dalam mesin. Akibatnya, oli baru yang bersih akan langsung terkontaminasi oleh kotoran lama, sehingga kemampuan pelumasannya menurun drastis dan mempercepat keausan komponen noken as serta kruk as.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More