ilustrasi suhu ac mobil (freepik.com/stefamerpik)
Penggunaan ac pada suhu maksimal saat kendaraan sedang berhenti atau terjebak kemacetan akan memperparah pemborosan bahan bakar secara signifikan. Dalam kondisi idling atau berhenti dengan mesin menyala, mesin hanya menghasilkan tenaga minimal, sehingga kerja kompresor yang berat akan sangat membebani kinerja putaran mesin. Fenomena ini sering terabaikan oleh pengemudi yang tetap ingin merasakan sensasi dingin maksimal meski kendaraan tidak bergerak maju.
Selain beban mekanis, sistem kelistrikan kendaraan juga dipaksa bekerja ekstra untuk mendukung kipas radiator dan kipas blower dengan putaran tinggi. Beban elektrikal yang meningkat ini membuat alternator harus bekerja lebih keras guna mengisi ulang daya aki, yang pada akhirnya membebani putaran mesin dan meningkatkan konsumsi bensin. Melalui pengaturan suhu yang lebih moderat, efisiensi bahan bakar dapat terjaga dengan optimal tanpa harus mengorbankan kenyamanan selama menempuh perjalanan panjang di bawah terik matahari.