Potret kopi susu gula aren kayu manis hangat (pexels.com/Efe Burak Baydar)
Kopi dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, tetapi bukan pengganti tidur. Efek kafein juga membutuhkan waktu untuk muncul dan tidak selalu mampu mengatasi rasa kantuk berat. Jika mata mulai terasa berat, sering menguap, sulit menjaga fokus, atau mulai kehilangan konsentrasi, memaksakan perjalanan bukan pilihan yang aman.
Saat roadtrip, pengemudi sebaiknya berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat ketika kantuk mulai muncul. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah minum kopi kemudian tidur singkat sebelum kembali berkendara. Cara tersebut memungkinkan tubuh memperoleh istirahat sekaligus memberi waktu bagi kafein untuk mulai bekerja.
Jadi, kopi hitam tidak otomatis lebih efektif daripada kopi susu untuk mencegah kantuk. Selama kandungan kafeinnya mencukupi, keduanya dapat membantu meningkatkan kewaspadaan. Namun, ketika kantuk sudah berat, berhenti dan tidur tetap lebih penting daripada menambah secangkir kopi.