Buritan Mazda CX-6e (Carnewschina)
Dilansir Carnewschina, penambahan LiDAR menjadi perubahan utama pada Mazda CX-6e terbaru. Sensor tersebut bekerja bersama tiga radar gelombang milimeter, 12 sensor ultrasonik, dan 11 kamera untuk mendukung sistem bantuan mengemudi tingkat lanjut.
Mazda menyebut teknologi tersebut masuk kategori advanced Level 2, dengan kemampuan mencakup lebih dari 200 skenario bantuan mengemudi. Sistem ini dapat bekerja pada kecepatan 0-130 km per jam di jalan tol dan 0-80 km per jam di area perkotaan.
Pada penggunaan di jalan tol, sistem dapat membantu kendaraan berpindah jalur secara otomatis, menyalip kendaraan yang lebih lambat, serta menangani akses masuk dan keluar jalan tol. CX-6e juga dapat membantu kendaraan menuju area layanan dengan intervensi pengemudi yang lebih minim.
Sementara di perkotaan, sistem tersebut diklaim mampu menangani persimpangan dan bundaran, melakukan putar balik, hingga melakukan perpindahan jalur darurat ketika mendeteksi adanya rintangan.
Meski membawa istilah Navigation-on-Autopilot, teknologi ini tetap merupakan sistem bantuan mengemudi Level 2, bukan kemampuan mengemudi otonom penuh. Artinya, pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi jalan dan siap mengambil alih kendali kendaraan.