Comscore Tracker

Menjawab Dilema: Haruskah Memakai Masker Saat Menyetir Mobil Sendiri?

Kabin mobilmu tidak sebersih yang kamu kira loh

Jakarta, IDN Times - Sebagai langkah menekan penyebaran virus corona, pemerintah DKI Jakarta mengetatkan aturan penggunaan masker. Dalam beberapa razia, bahkan aparat menghentikan pengendara mobil yang tidak mengenakan masker.

Ada beberapa pengendara yang protes karena merasa tidak perlu mengenakan masker karena tidak ada orang lain di mobil kecuali dirinya. Ia merasa aman di dalam mobilnya sendiri.

Tapi benarkah kabin mobil benar-benar aman dari paparan virus corona sehingga kita tidak perlu mengenakan masker saat menyetir sendiri?

1. Udara di dalam kabin mobil tidak sebersih yang dikira

Menjawab Dilema: Haruskah Memakai Masker Saat Menyetir Mobil Sendiri?unsplash.com/Olav Tvedt

Founder Smart Drive Indonesia, Karman Mustamin, menyarankan agar pengendara mengenakan masker meskipun hanya menyetir sendiri. Sebab kabin mobil sering kali tidak sebersih yang terlihat.

"Kita mengira udara di alam mobil bersih jadi tidak perlu memakai masker. Secara kasat mata memang kelihatan bersih di dalam kabin, apalagi memakai AC. Tapi kaca tidak selalu tertutup saat kita berada di mobil," kata Karman Mustamin dalam video berjudul Ini Alasan Kenapa Nyetir Sendiri Tetap Wajib Masker yang diunggah di YouTube.

Karman mengatakan, saat mengisi bensin di SPBU atau saat tap in di gerbang tol, kaca jendela pasti akan dibuka. Saat itulah udara di dalam kabin akan terpapar udara dari luar. Potensi virus masuk ke dalam mobil pun terbuka.

Baca Juga: Mobil-mobil Imut Racikan Pabrikan Jepang, Gemesin Banget!

2. Virus corona bisa menyelinap melalui saluran AC

Menjawab Dilema: Haruskah Memakai Masker Saat Menyetir Mobil Sendiri?pexels.com/cottonbro

Selain melalui jendela yang terbuka, virus corona diduga juga bisa masuk melalui jalur AC. Sebuah artikel di Journal Advanced Research menyebutkan virus corona berukuran 62-125 nm, sangat kecil untuk bisa dilihat mata telanjang.

Sehingga bisa jadi ada orang yang positif COVID-19 batuk kemudian dropletnya melayang-layang di udara hingga tersedot oleh fan AC yang sedang terbuka kemudian masuk ke dalam kabin melalui kisi-kisi AC.

Apalagi, kata Karman, banyak pemilik mobil yang mengabaikan perawatan AC. Padahal filter AC adalah bagian yang seharusnya diganti secara rutin.

"Hampir orang tidak care terhadap perawatan AC, seperti mengganti filter AC, evaporator. ACs udah rusak baru ganti filternya," katanya. 

3. Apa kata ahli kesehatan?

Menjawab Dilema: Haruskah Memakai Masker Saat Menyetir Mobil Sendiri?pexels.com/Gustavo Fring

Sementara pakar kesehatan dr Daniel Bramantyo mengatakan penggunaan masker bagi pengendara mobil bisa dilakukan sebagai tindakan preventif. Apalagi jika pengendara tersebut sering keluar masuk mobil atau membuka tutup jendela.

"Kalau memang banyak stop point-nya dan banyak keluar masuk, ya memang disarankan untuk memakai masker," kata dr Daniel Bramantyo saat dihubuingi IDN Times, Minggu (20/9/2020).

 Namun jika pengendara hanya pergi dari titik A sampai titik B tanpa berhenti dengan menggunakan mobil pribadi, tidak diharuskan mengenakan masker. "Karena potensinya (terpapar virus corona) rendah," katanya.

Baca Juga: Desain Nyeleneh Mobil-mobil Ini Pasti Bikin Kamu Tercengang

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya