Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengunyah Permen Karet Bisa Mengusir Kantuk Saat Nyetir, Benarkah?
ilustrasi sopir (pexels.com/UHGO)
  • Mengunyah permen karet saat mengemudi dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, membantu menjaga kewaspadaan serta menekan rasa kantuk sementara.
  • Kandungan mentol pada permen karet memberi sensasi dingin yang merangsang sistem saraf, menciptakan efek segar dan membuat tubuh kembali siaga di tengah perjalanan.
  • Efek menyegarkan dari permen karet bersifat sementara, sehingga pengemudi tetap disarankan beristirahat di tempat aman bila rasa kantuk sudah tidak tertahankan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang yang nyetir kadang ngantuk di jalan. Ada yang bilang kalau ngunyah permen karet bisa bantu biar nggak ngantuk. Katanya gerak mulut bikin darah ke otak jadi lancar, jadi lebih sadar. Kalau permen rasanya mint juga bikin segar dan mata melek lagi. Tapi katanya cuma sebentar, kalau udah capek banget harus berhenti dan istirahat dulu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Rasa kantuk yang menyerang secara tiba-tiba saat sedang mengemudikan kendaraan merupakan salah satu ancaman terbesar bagi keselamatan di jalan raya. Berbagai cara unik sering kali dilakukan oleh para pengendara untuk menjaga agar mata tetap terbuka, mulai dari mendengarkan musik dengan volume keras hingga mengonsumsi camilan ringan di sepanjang perjalanan.

Salah satu metode praktis yang sangat populer dan sering direkomendasikan di kalangan pengemudi adalah dengan mengunyah permen karet. Banyak orang percaya bahwa aktivitas pergerakan rahang yang konstan ini memiliki khasiat instan dalam merangsang kesadaran otak dan mengusir rasa lelah secara efektif tanpa harus menghentikan laju kendaraan.

1

1. Stimulasi gerakan rahang secara konstan meningkatkan aliran darah ke otak

Ilustrasi sopir (Pexels/RDNE Stock project)

Aktivitas mengunyah secara berulang-ulang ternyata memiliki korelasi medis yang sangat erat dengan peningkatan kinerja sistem saraf pusat manusia. Gerakan motorik yang dilakukan oleh otot-otot rahang saat mengunyah permen karet terbukti mampu memicu lonjakan aliran darah yang membawa oksigen menuju ke area otak.

Peningkatan suplai sirkulasi darah dan oksigen ini secara otomatis merangsang bagian otak yang bertanggung jawab atas tingkat kewaspadaan dan konsentrasi. Melalui mekanisme biologis tersebut, rasa kantuk yang menggelayuti pikiran dapat ditekan secara sementara, sehingga fokus perhatian terhadap kondisi lalu lintas di depan mata tetap terjaga dengan baik.

2. Efek kesegaran aroma mentol dalam merangsang sistem saraf pusat

ilustrasi sopir travel (pexels.com/Tobi)

Selain faktor gerakan fisik rahang, pemilihan varian rasa pada permen yang dikunyah juga memegang peranan yang tidak kalah penting dalam memberikan efek kesegaran. Permen karet yang memiliki kandungan rasa mentol atau min yang kuat memberikan sensasi dingin yang menyengat di dalam rongga mulut dan saluran pernapasan.

Aroma tajam dari zat mentol tersebut bekerja sebagai stimulan alami yang dapat mengejutkan sistem saraf indra penciuman dan perasa secara instan. Reaksi sensorik yang timbul akibat sensasi dingin ini mampu memberikan efek kejut psikologis yang efektif untuk mengusir rasa jenuh serta memicu tubuh untuk kembali berada dalam kondisi siaga.

3. Batasan efektivitas metode kunyah sebagai solusi darurat sementara

Ilustrasi sopir mengantuk (pexels.com/Adrien Olichon)

Meskipun metode ini terbukti memiliki landasan ilmiah yang cukup kuat, penting untuk dipahami bahwa efek segar yang dihasilkan memiliki batas waktu yang sangat terbatas. Mengunyah permen karet tidak boleh dijadikan sebagai alasan untuk memaksakan diri berkendara terus-menerus saat kondisi tubuh sudah mencapai titik lelah yang ekstrem.

Solusi praktis ini sejatinya hanya berfungsi sebagai langkah penyelamatan darurat untuk memberikan waktu ekstra bagi pengemudi dalam mencari tempat pemberhentian yang aman. Jika rasa kantuk yang menyerang sudah tidak tertahankan lagi, satu-satunya cara paling ampuh dan aman yang harus dilakukan adalah menghentikan kendaraan di rest area untuk tidur sejenak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article