Menilik Dapur Produksi BYD, Dominasi Robot Dalam Sebuah Mega Factory

- Hampir semua proses produksi dikerjakan robot, termasuk welding, painting, dan finishing.
- Proses produksi mobil berlangsung sejak tahap awal dengan tingkat otomatisasi yang sangat tinggi.
- Pabrik BYD di Zhengzhou merupakan perwujudan prinsip integrasi vertikal yang menyeluruh dalam value chain mereka.
Jakarta, IDN Times - Perusahaan otomotif dan teknologi asal China, Build Your Dreams (BYD) tak main-main dalam hal pengembangan kendaraan listrik. Hal itu terasa dari pabrik yang mereka dirikan di Zhengzhou, China.
IDN Times berkesempatan mengunjungi pabrik tersebut pada Kamis (15/1/2026). Pabrik ini disebut-sebut sebagai mega factory, dirancang sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik terintegrasi.
1. Hampir semua proses produksi dikerjakan robot

Pembangunan pabrik BYD di Zhengzhou dimulai sejak September 2021. Fasilitas tersebut bertempat di kawasan Zhengzhou Airport Economy Zone dengan lahan seluas 10,67 juta m².
Bukan hanya untuk merakit kendaraan, produsen juga mendaulatnya sebagai super factory yang terintegrasi dengan industri pendukung. Mayoritas pengerjaan mobil di pabrik ini dilakukan oleh robot.
"Kalau di welding 98 persen dikerjakan robot, painting hampir seluruhnya dan finishing 50 persenan. Tapi kalau akumulasi seluruh pabrik, kami belum ada informasi pastinya," kata pemandu awak media di Zhengzhou.
2. Proses produksi mobil berlangsung sejak tahap awal

Secara umum, ada empat proses produksi di pabrik BYD di Zhengzhou, yakni stamping, welding, painting, dan final assembly. Hal ini menandakan proses produksi mobil BYD dilakukan sejak awal.
Keempat proses tersebut dirancang dengan tingkat otomatisasi yang sangat tinggi, didukung sistem digital terintegrasi. Semua dimulai dari tahap stamping, yang dilengkapi lima lini produksi berkecepatan tinggi dengan kapasitas 7.900 ton yang mampu melakukan proses hingga 15 kali per menit.
Setelah stamping, kendaraan memasuki proses wielding dan body assembly. Proses ini didukung sekitar 1.800 robot berstandar global, termasuk 14 robot welding yang bekerja secara simultan, pengerjaan welding untuk satu unit kendaraan berkisar 35 sampai 45 detik.
Selanjutnya, proses produksi masuk tahap painting. Fasilitas pengecatan di BYD Zhengzhou mengadopsi sistem robotik kelas dunia dengan tingkat otomatisasi yang hampir menyeluruh. Seluruh rangkaian proses dikendalikan melalui sistem kontrol terpusat berbasis data.
Sebelum masuk ke final assembly, seluruh komponen dikumpulkan di area pre-assembly. Bagian tersebut kemudian dikirim ke lini produksi menggunakan sistem otomatis, dipadukan proses manual untuk menjaga presisi.
Proses final assembly jadi tahap terakhir sebelum kendaraan dinyatakan siap digunakan. Di pabrik BYD Zhengzhou, tahap itu didukung sistem Automated Guided Vehicle (AGV) yang memungkinkan perakitan kendaraan listrik dilakukan secara fleksibel dan efisien.
3. Wujud dari prinsip integrasi vertikal yang menyeluruh

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyebut pabrik BYD di Zhengzhou merupakan perwujudan nyata dari prinsip integrasi vertikal mereka yang menyeluruh.
Seluruh value chain mulai dari produksi baterai, komponen inti, perakitan akhir hingga pengujian kendaraan terkonsolidasi dalam satu ekosistem terpadu. Alhasil, BYD bisa menjaga konsistensi kulitas dan efisiensi operasional yang optimal.
"Pengalaman dan kapabilitas yang terbangun melalui fasilitas berstandar dunia seperti Zhengzhou Factory memungkinkan BYD untuk terus mengembangkan dan menerapkan teknologi mutakhir," ujar Eagle dalam pemaparannya.


















