Jakarta, IDN Times - Peta persaingan industri otomotif global mulai berubah. Jika dulu pabrikan Jepang dan China identik sebagai rival, kini banyak produsen Jepang justru memilih berkolaborasi dengan perusahaan asal China untuk mempercepat pengembangan kendaraan elektrifikasi.
Perubahan ini terjadi karena China saat ini tidak hanya unggul dalam produksi mobil listrik (electric vehicle/EV), tetapi juga menguasai rantai pasok baterai, material, hingga teknologi kendaraan listrik. Akibatnya, banyak merek Jepang mulai menggandeng perusahaan China agar tetap kompetitif di tengah transformasi industri otomotif global.
