Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mesin Mobil Sering Overheat Saat Macet? Ini Penyebabnya
ilustrasi mobil overheat (freepik.com/jcomp)
  • Kemacetan mengurangi aliran udara ke ruang mesin, sehingga sistem pendinginan yang tidak optimal dapat memicu overheat dan berisiko merusak komponen mesin.
  • Radiator kotor, cairan pendingin kurang atau bocor, serta kipas radiator bermasalah dapat menghambat pembuangan panas saat mobil bergerak pelan atau berhenti.
  • Jika suhu mesin tidak normal, kurangi beban seperti AC dan berhenti di tempat aman; jangan buka tutup radiator panas, lalu periksakan ke bengkel bila masalah berlanjut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil bisa terlalu panas saat macet karena udara sedikit masuk ke mesin. Radiator mungkin kotor atau air pendinginnya kurang. Kipas radiator atau thermostat juga bisa rusak. Kalau suhu naik, mobil harus berhenti di tempat aman. Jangan buka tutup radiator saat masih panas. Tunggu dingin lalu periksa di bengkel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kemacetan membuat mesin mobil bekerja dalam kondisi yang berbeda dibandingkan ketika kendaraan melaju lancar. Aliran udara yang masuk ke ruang mesin berkurang, sementara mesin tetap menghasilkan panas selama kendaraan menyala.

Jika sistem pendinginan tidak bekerja optimal, suhu mesin dapat meningkat hingga menyebabkan overheat. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena panas berlebih bisa merusak berbagai komponen mesin dan berujung pada biaya perbaikan yang mahal.

1. Radiator tidak mampu membuang panas dengan optimal

ilustrasi mobil overheat (freepik.com/jcomp)

Radiator menjadi salah satu komponen utama yang bertugas membuang panas dari cairan pendingin sebelum kembali bersirkulasi ke mesin. Saat sirip radiator kotor oleh debu atau kotoran, kemampuan membuang panas dapat berkurang. Kondisi ini semakin terasa ketika mobil terjebak dalam kemacetan karena aliran udara alami melalui radiator sangat minim.

Masalah juga dapat muncul ketika cairan radiator kurang atau kondisinya sudah tidak baik. Kebocoran pada radiator, selang, atau sambungan sistem pendingin dapat menyebabkan volume cairan berkurang. Karena itu, pemeriksaan level cairan pendingin dan kondisi radiator penting dilakukan secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.

2. Kipas radiator atau thermostat bermasalah

ilustrasi mobil overheat (freepik.com/jcomp)

Ketika mobil berjalan pelan atau berhenti dalam kemacetan, kipas radiator membantu menciptakan aliran udara melewati radiator. Jika kipas tidak bekerja karena motor kipas, sekring, relay, atau komponen pendukung lainnya bermasalah, suhu mesin dapat meningkat lebih cepat ketika kendaraan berhenti.

Thermostat juga berperan penting dalam mengatur sirkulasi cairan pendingin berdasarkan suhu mesin. Jika thermostat macet dalam posisi tertutup, cairan pendingin tidak dapat bersirkulasi sebagaimana mestinya. Akibatnya, panas dari mesin tidak dapat dibuang secara efektif dan risiko overheat meningkat, terutama ketika mobil digunakan dalam kondisi berat.

3. Kurangi beban mesin dan segera berhenti jika overheat

ilustrasi mobil overheat (freepik.com/jcomp)

Ketika indikator suhu menunjukkan kondisi tidak normal, jangan memaksakan mobil terus berjalan. Matikan sistem pendingin udara jika diperlukan dan cari tempat aman untuk berhenti. Membiarkan mesin bekerja dalam kondisi terlalu panas dapat memperparah kerusakan pada komponen internal.

Setelah berhenti, jangan langsung membuka tutup radiator ketika mesin masih panas. Sistem pendingin berada dalam tekanan tinggi sehingga cairan panas dapat menyembur dan menyebabkan luka bakar. Tunggu hingga mesin cukup dingin sebelum melakukan pemeriksaan. Jika penyebab overheat tidak jelas atau suhu kembali naik setelah mesin dinyalakan, sebaiknya kendaraan diperiksa di bengkel agar sumber masalah dapat ditemukan dengan tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article