Mika Lampu Mobil Berembun? Ini Penyebabnya

- Penyebab utama embun di lampu adalah perbedaan suhu antara udara luar dan dalam mika, disebabkan oleh kebocoran pada sealant atau perekat mika.
- Embun juga bisa muncul karena perbedaan suhu ekstrem, seperti saat mencuci mobil atau terkena air hujan deras, serta mobil yang baru menerjang banjir.
- Pencegahan efektif termasuk hindari mencuci mobil dengan semprotan air bertekanan tinggi, rutin cek kondisi sealant dan karet pelindung fitting lampu, serta penanganan bengkel profesional jika embun terus-menerus.
Jakarta, IDN Times - Musim hujan memang bikin perjalanan terasa lebih menantang. Visibilitas gampang menurun, jalanan licin, dan kadang hal-hal kecil seperti mika lampu yang berembun bisa ikut mengganggu kenyamanan kamu saat berkendara.
Meski terlihat sepele, embun di balik mika bisa berdampak pada keamanan karena cahaya lampu jadi kurang maksimal.
Fenomena ini makin sering ditemui di berbagai wilayah Indonesia belakangan ini. Dari luar, mika tampak berkabut atau muncul bintik-bintik air yang bikin tampilannya kurang sedap dipandang. Kalau dibiarkan terus, permukaan lampu bahkan bisa berubah jadi buram.
1. Penyebab utama munculnya embun di lampu

Menurut Kepala Bengkel Astra Peugeot Sunter, Rafi’i Sinurat, embun biasanya muncul dari bagian dalam mika akibat perbedaan suhu antara udara luar dan ruang di dalam rumah lampu. Masalahnya makin parah kalau ada kebocoran pada sealant atau perekat mika.
“Secara umum, celah akibat sealant yang bocor membuat lampu depan berembun. Pastikan tidak ada kebocoran pada bagian tersebut. Bengkel Astra Peugeot siap memberikan layanan pemeriksaan bagi konsumen setia,” ujar Rafi’i Sinurat, dikutip Sabtu (29/11/2025).
Kondisi seperti ini bisa terjadi karena usia pemakaian, kualitas perekat yang mulai mengeras, atau benturan kecil yang tak disadari membuat celah terbentuk.
2. Akibat perbedaan suhu ekstrem

Embun juga sering muncul karena perbedaan suhu yang ekstrem, misalnya saat kamu baru saja mencuci mobil atau ketika lampu terkena air hujan deras.
Air yang menempel di area lampu bisa masuk melalui celah sangat kecil tanpa kamu sadari. Jika air yang masuk cukup banyak, rumah lampu perlu dibersihkan dan dikeringkan secara menyeluruh supaya kembali normal.
Pada kasus lain, mobil yang baru menerjang banjir juga rentan mengalami masalah serupa. Air bisa menyusup melalui lubang ventilasi rumah lampu atau melewati karet pelindung dudukan bohlam yang sudah aus.
3. Cara pencegahan paling efektif

Supaya mika lampu tetap bening dan bebas embun, ada beberapa langkah pencegahan yang direkomendasikan Astra Peugeot:
•Hindari mencuci mobil dengan semprotan air bertekanan tinggi yang diarahkan langsung ke lampu.
•Rutin cek kondisi sealant dan karet pelindung fitting lampu.
•Jika embun muncul terus-menerus, besar kemungkinan ada kebocoran yang butuh penanganan bengkel profesional.
Dengan perawatan yang benar, kamu bisa menjaga kualitas pencahayaan mobil tetap optimal di segala kondisi cuaca. Apalagi di musim hujan seperti sekarang, lampu yang prima itu wajib banget.


















