ilustrasi asap knalpot mobil (pexels.com/Connor Scott McManus)
Prinsip fisika lain yang digunakan adalah penyerapan energi suara. Pada knalpot tertentu, terutama jenis yang menggunakan peredam berbahan serat, terdapat material seperti glass wool atau serat khusus di sekitar saluran gas. Material tersebut membantu menyerap sebagian energi gelombang suara ketika gas buang melewatinya.
Energi suara yang diserap kemudian diubah menjadi energi panas dalam jumlah kecil di material peredam. Sementara itu, gas buang tetap diarahkan menuju saluran keluar. Kombinasi antara pemantulan, interferensi, perubahan tekanan, dan penyerapan membuat suara mesin dapat diredam tanpa sepenuhnya menghambat aliran gas buang.
Karena itu, knalpot standar biasanya memiliki desain yang cukup kompleks. Jika bagian dalamnya diubah atau material peredamnya dikurangi, karakter suara kendaraan dapat berubah menjadi lebih keras. Namun, perubahan desain juga dapat memengaruhi aliran gas buang dan karakter kerja mesin.
Jadi, suara mesin yang lebih tenang bukan terjadi secara kebetulan. Knalpot memanfaatkan berbagai prinsip fisika untuk mengurangi energi gelombang suara sebelum gas buang dilepaskan ke lingkungan. Bentuk ruang, sekat, saluran, serta material peredam semuanya bekerja bersama untuk menghasilkan tingkat kebisingan yang lebih terkendali.