Pemilihan jenis bahan bakar minyak untuk kendaraan roda empat sering kali hanya dikaitkan dengan faktor performa mesin dan efisiensi pengeluaran bulanan. Banyak pemilik kendaraan yang beranggapan bahwa menggunakan bensin dengan angka oktan yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan hanya akan membuat tarikan mobil menjadi agak berat. Pandangan tersebut kurang tepat karena efek salah memilih kadar oktan ternyata dapat merembet hingga merusak komponen eksterior kendaraan.
Salah satu komponen yang paling sering menjadi korban tersembunyi dari kekeliruan memilih nilai oktan bensin adalah sistem saluran pembuangan gas atau knalpot. Saluran besi yang berfungsi mengalirkan sisa pembakaran ini dapat mengalami kerusakan fisik yang parah dari arah dalam. Ada proses kimiawi merugikan yang terjadi di dalam ruang bakar yang pada akhirnya memicu munculnya karat pada pipa knalpot secara cepat.
