Pergeseran tren dalam mendefinisikan kekayaan kini sedang berlangsung secara masif di panggung dunia. Jika dahulu kemewahan selalu identik dengan kilau visual yang mencolok dan pamer logo yang agresif, kini kelas sosial atas yang mapan secara turun-temurun justru bergerak ke arah sebaliknya.
Bagi kalangan old money, kendaraan bukan lagi sebuah alat untuk mengumumkan status finansial kepada dunia, melainkan ruang privasi yang sakral. Sudut pandang inilah yang mendasari kecintaan mereka yang sangat besar terhadap filosofi kendaraan berkonsep quiet luxury atau kemewahan yang sunyi.
