Kecelakaan lalu lintas di jalur pegunungan yang curam sering kali diidentikkan dengan kegagalan sistem pengereman secara mekanis seperti kebocoran minyak rem. Banyak orang langsung berasumsi bahwa kendaraan yang meluncur tanpa kendali disebabkan oleh kerusakan mendadak pada sasis komponen penghenti laju roda.
Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan hal yang sebaliknya mengenai akar penyebab utama dari tragedi di jalan raya tersebut. Kesalahan dalam teknik mengemudikan kendaraan saat menghadapi turunan panjang menjadi pemicu utama yang melumpuhkan fungsi pengereman secara total.
