Setiap sepeda motor modern yang keluar dari pabrik lini produksi selalu dilengkapi dengan sistem pembatas elektronik atau yang biasa dikenal dengan istilah limiter. Komponen ini bekerja secara otomatis melalui unit kontrol elektronik atau ECU untuk memutus aliran pengapian atau bahan bakar saat putaran mesin mencapai angka tertentu. Keberadaan sistem ini sering kali dianggap mengganggu bagi sebagian pecinta kecepatan karena dinilai menahan potensi performa maksimal kendaraan.
Banyak pemilik kendaraan yang sengaja melepas atau menggeser batas limiter ini melalui proses pemetaan ulang atau remap ECU demi mendapatkan kecepatan yang lebih tinggi. Padahal, pemasangan fitur pembatas ini bukan tanpa alasan atau sekadar membatasi kesenangan berkendara di jalan raya. Insinyur pabrikan telah memperhitungkan berbagai aspek krusial secara matang sebelum menentukan batas aman putaran mesin demi kebaikan jangka panjang.
