Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

VinFast Sebut Battery Subscription Jadi Solusi Kekhawatiran Konsumen

VinFast Sebut Battery Subscription Jadi Solusi Kekhawatiran Konsumen
VinFast VF MPV 7 punya TCO yang terbaik di kelasnya (IDN Times/Fadhliansyah)
Intinya Sih
Gini Kak
  • VinFast menilai kekhawatiran soal biaya dan performa baterai masih jadi hambatan utama masyarakat Indonesia untuk beralih ke mobil listrik.
  • Melalui skema Battery Subscription, VinFast menjamin kualitas dan perlindungan baterai agar konsumen merasa aman selama masa kepemilikan kendaraan.
  • Program Battery Subscription dikombinasikan dengan Resale Value Guarantee untuk mengubah stigma negatif tentang penurunan nilai jual mobil listrik di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Baterai masih menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian masyarakat ragu beralih ke mobil listrik. Kekhawatiran terhadap biaya penggantian baterai, penurunan performa setelah masa garansi, hingga dampaknya terhadap harga jual kembali kendaraan masih menjadi pertimbangan banyak calon konsumen.

Melihat kondisi tersebut, VinFast menghadirkan skema Battery Subscription sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kekhawatiran pengguna kendaraan listrik.

Perusahaan menilai program tersebut mampu memberikan rasa aman sekaligus menjaga kepercayaan konsumen dalam jangka panjang.

1. Kekhawatiran soal baterai masih menjadi tantangan adopsi EV

Seorang pria mengenakan kaus merah VinFast berdiri di samping mobil listrik putih VinFast VF MPV 7 yang sedang diisi daya di area parkir.
Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani (IDN Times/Fadhliansyah)

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan baterai masih menjadi salah satu hambatan terbesar dalam adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya, banyak masyarakat yang khawatir dengan kondisi baterai setelah masa garansi berakhir.

“Kami tahu bahwa salah satu faktor terbesar adopsi EV ini adalah ketakutan akan baterai. Nanti kalau rusak setelah garansi habis bagaimana, dan tentunya akan berdampak pada harga jual kendaraan nantinya,” ujar Rinaldi di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Ia menambahkan, kekhawatiran tersebut tidak hanya berkaitan dengan biaya perbaikan, tetapi juga menyangkut nilai jual kembali kendaraan. Karena itu, VinFast berupaya menghadirkan solusi yang dapat menjawab kedua persoalan tersebut sekaligus.

2. Battery Subscription diklaim memberi perlindungan jangka panjang

Ruang mesin VinFast MPV 7 dengan motor listrik bertenaga 201 dk terlihat terbuka saat dipamerkan di sebuah acara otomotif.
VinFast MPV 7 dibekali motor listrik bertenaga 201 dk (IDN Times/Fadhliansyah)

Menurut Rinaldi, Battery Subscription dirancang agar konsumen tidak perlu lagi khawatir terhadap kondisi baterai selama menggunakan kendaraan. Melalui skema tersebut, VinFast memastikan pelanggan tetap memperoleh baterai dengan kualitas yang terjaga.

“Battery Subscription ini memberikan ketenangan lebih ketika memiliki kendaraan listrik. Program ini menjamin kualitas penggunaan baterai dalam jangka panjang sehingga customer kami mendapatkan baterai yang tetap prima,” katanya.

Ia menjelaskan, perlindungan tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang ditawarkan VinFast kepada calon pembeli. Dengan demikian, konsumen tidak hanya memperoleh kendaraan listrik, tetapi juga rasa aman selama masa kepemilikannya.

3. VinFast ingin mengubah stigma soal nilai jual mobil listrik

Mobil listrik putih bertuliskan VF MPV 7 Media Drive terparkir di area luar dengan latar pepohonan hijau dan bunga kuning.
Harganya Rp345 juta untuk versi langganan baterai (IDN Times/Fadhliansyah)

Selain melindungi kondisi baterai, VinFast juga berharap Battery Subscription dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Rinaldi mengakui hingga kini masih banyak anggapan bahwa harga mobil listrik akan turun drastis seiring bertambahnya usia kendaraan karena kondisi baterai.

“Saat ini kita melihat di Indonesia ada stigma kalau mobil listrik itu harga jual pasti hancur karena baterainya pasti turun dan lain sebagainya,” ujarnya.

Karena itu, VinFast mengombinasikan Battery Subscription dengan program Resale Value Guarantee agar konsumen merasa lebih tenang.

Menurut Rinaldi, perusahaan melihat masyarakat Indonesia sangat memperhatikan tiga aspek sebelum membeli kendaraan listrik, yaitu biaya operasional, keamanan baterai, dan nilai jual kembali.

“Jadi kami berusaha melihat dari sisi di mana konsumen Indonesia sangat concern dengan nilai jual, keamanan baterai, dan tentunya running cost per hari,” tutupnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More