TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Mirip Road Bike atau MTB? 4 Spesies Sepeda Ini Punya Kelebihan Khusus

Jangan sampai salah memilih jenis sepeda ya

unsplash.com/Coen van den Broek

Jakarta, IDN Times - Kalau kamu ingin bersepeda, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih sepeda yang tepat. Sebab sepeda itu banyak jenisnya, masing-masing dengan spesifikasi yang berbeda dan karenanya peruntukannya juga berbeda.

Salah membeli sepeda bukan saja akan membuat gowes menjadi tidak nyaman, tapi juga bisa membahayakan. Bayangin deh apa jadinya kalau sepeda lipat dibawa buat downhill. So, pastikan sepedamu sesuai dengan medan yang akan kamu lalui.

Kebanyakan orang mungkin hanya mengenal sepeda lipat, sepeda gunung atau MTB, BMX, atau road bike atau sepeda balap. Sepeda-sepeda tersebut memang sangat populer. Tapi ternyata ada jenis sepeda lain, loh.   

Nah, berikut beberapa spesies sepeda lain yang kamu perlu tahu. 

1. Sepeda Gravel

bikehacks.com

Sepeda gravel bisa dibilang sepeda yang serbaguna. Sebab sepeda ini bisa digunakan di berbagai medan jalan. Karakteristik utama sepeda ini di antaranya memiliki roda yang lebih lebar dan rentang jumlah gir yang lebih banyak. 

Kerangka sepeda gravel berbobot lebih berat untuk meningkatkan ketangguhan dan membuatnya lebih kuat menahan beban bawaan jika diperlukan. Pemilihan giginya ditargetkan untuk kecepatan lebih lambat tetapi dengan jangkauan yang lebih besar.

Karenanya, sepeda ini cocok digunakan untuk turing-turing ringan atau commute dengan jarak lebih jauh.

2. Sepeda Cyclocross

commons.wikimedia.org

Sepeda cyclocross memiliki penampilan yang agak mirip dengan sepeda gravel. Hanya saja yclocross dirancang untuk balapan pendek, desainnya cyclocross pun lebih agresif dibanding sepeda gravel. 

Sepeda ini biasanya digunakan untuk balapan di trek menantang, seperti berlumpur. Karenanya, braket bawah dipasang lebih tinggi untuk menjauhkan pedal dari rintangan di tanah. 

Cyclocross memiliki peruntukan yang terlalu spesifik. Sepeda ini ideal untuk bersepeda dalam jarak berpetualang yang tidak terlalu jauh atau terlalu lama. 

3. Sepeda Touring

commons.wikimedia.org

Sepeda touring dirancang untuk perjalanan jarak jauh dengan waktu berhari-hari. Penampilannya terlihat serupa dengan sepeda road, tetapi sepeda touring lebih tangguh dan memberikan posisi bersepeda lebih santai. 

Geometri sepeda turing menekankan stabilitas bersepeda. Ukuran kedua chainstay dan jarak roda sepeda turing cenderung lebih panjang. 

Panjang jarak rodanya menekan kemungkinan bagasi atau rak di bagian depan sepeda menghalangi setiap gowesanmu.  

Untuk menunjang perjalan panjang, sepeda ini memiliki rancangan agar mampu membawa banyak bawaan dalam jarak jauh dan waktu yang lama.

Baca Juga: Ini Tiga Sepeda MTB Terbaru Made in Indonesia, Harganya Bersahabat

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya