Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Saja Komponen yang Harus Dicek setelah Motor Terjatuh?
ilustrasi motor mogok (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
  • Setelah motor terjatuh, penting memeriksa setang dan roda depan karena benturan bisa membuat posisi keduanya tidak sejajar dan memengaruhi kestabilan saat berkendara.
  • Tuas rem, kopling, serta sistem pengereman perlu dicek dari kemungkinan retak, bengkok, atau pergeseran komponen agar fungsi pengereman tetap optimal.
  • Perhatikan kondisi bodi, lampu, serta potensi kebocoran oli atau bahan bakar untuk memastikan motor aman digunakan kembali setelah terjatuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tadi ada motor jatuh, bisa waktu parkir atau pas jalan. Katanya motor bisa masih nyala tapi harus dicek dulu. Orang disuruh lihat setang, rem, lampu, dan bodi apakah rusak. Juga lihat kalau ada oli atau cairan bocor. Kalau semua sudah aman, baru motor boleh dipakai lagi supaya tidak bahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Motor yang terjatuh, baik saat parkir maupun ketika sedang dikendarai, tidak selalu langsung menunjukkan kerusakan yang terlihat jelas. Dalam beberapa kasus, kendaraan masih bisa berjalan normal, tetapi ada komponen tertentu yang sebenarnya perlu diperiksa untuk memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara tetap terjaga.

Melakukan pengecekan sederhana setelah motor terjatuh dapat membantu mendeteksi masalah lebih awal sekaligus mencegah kerusakan yang lebih serius. Berikut beberapa komponen yang sebaiknya diperiksa sebelum motor kembali digunakan seperti biasa.

1. Setang dan posisi roda depan

ilustrasi cek tekanan ban motor (pexels.com/cottonbro studio)

Salah satu bagian pertama yang perlu diperiksa adalah kondisi setang dan keselarasan roda depan. Benturan saat motor jatuh dapat membuat setang sedikit bergeser atau posisi roda tidak lagi lurus dengan arah setang. Gejalanya biasanya terasa ketika motor berjalan lurus tetapi setang terlihat miring.

Jika ditemukan ketidaksesuaian, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan sekaligus kestabilan saat berkendara.

2. Tuas rem dan tuas kopling

ilustrasi memanasi motor (pexels.com/pexels)

Tuas rem maupun tuas kopling merupakan bagian yang paling sering menyentuh permukaan saat motor jatuh ke samping. Periksa apakah terdapat retakan, bengkok, atau pergerakan yang terasa tidak normal saat digunakan.

Kerusakan kecil pada tuas dapat mengurangi kenyamanan bahkan memengaruhi fungsi pengereman dan perpindahan gigi. Karena itu, bagian ini tidak boleh diabaikan.

3. Sistem pengereman

ilustrasi motor mogok (pexels.com/cottonbro studio)

Pastikan rem depan dan belakang masih bekerja dengan baik setelah motor terjatuh. Periksa apakah tuas rem terasa normal dan apakah terdapat suara atau getaran yang tidak biasa saat pengereman dilakukan.

Jika motor jatuh cukup keras, ada kemungkinan posisi kaliper atau komponen lain mengalami pergeseran. Pemeriksaan sederhana sebelum berkendara kembali sangat disarankan.

4. Kondisi bodi dan lampu

ilustrasi motor mogok (pexels.com/victor Manuel mulero ramirez)

Periksa bagian bodi, spion, lampu depan, lampu sein, dan lampu belakang untuk memastikan semuanya masih terpasang dengan baik. Retakan kecil pada dudukan lampu atau cover bodi terkadang tidak langsung terlihat setelah kejadian.

Selain itu, pastikan seluruh lampu masih menyala dengan normal. Fungsi penerangan dan sinyal sangat penting untuk keselamatan berkendara.

5. Kebocoran cairan dan kondisi mesin

ilustrasi servis motor (pexels.com/pexels)

Setelah motor berdiri kembali, perhatikan apakah ada cairan yang menetes di bawah kendaraan. Kebocoran oli mesin, cairan pendingin, atau bahan bakar perlu segera diperiksa sebelum motor digunakan kembali.

Jika motor sempat tergeletak cukup lama, tunggu beberapa saat sebelum menyalakan mesin agar oli kembali berada pada posisi yang normal. Langkah sederhana ini membantu memastikan pelumasan mesin tetap optimal.

Motor yang terjatuh tidak selalu mengalami kerusakan serius, tetapi beberapa komponen seperti setang, tuas rem, sistem pengereman, lampu, serta kemungkinan kebocoran cairan tetap perlu diperiksa. Pemeriksaan ini membantu memastikan kendaraan tetap aman digunakan.

Pada akhirnya, beberapa menit untuk melakukan pengecekan setelah motor terjatuh dapat mencegah masalah yang lebih besar di kemudian hari. Jika terdapat gejala yang terasa tidak normal, pemeriksaan di bengkel menjadi langkah yang lebih aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article