ilustrasi ban motor (pexels.com/Prakash Chavda)
Pemilihan ban sebaiknya tidak hanya berdasarkan anggapan bahwa ban radial selalu lebih baik. Kebutuhan penggunaan, ukuran roda, bobot motor, karakter berkendara, hingga rekomendasi pabrikan perlu menjadi pertimbangan. Motor berperforma tinggi yang sering digunakan pada kecepatan tinggi bisa mendapatkan manfaat dari karakter ban radial.
Sementara itu, ban biasa dapat menjadi pilihan untuk motor yang memang dirancang menggunakan konstruksi tersebut. Yang paling penting adalah ukuran, indeks beban, indeks kecepatan, serta spesifikasi ban sesuai dengan rekomendasi motor. Jangan mengganti jenis atau ukuran ban hanya karena mengejar tampilan tanpa mempertimbangkan karakter kendaraan.
Jadi, perbedaan ban radial dan ban biasa bukan sekadar soal bentuk. Keduanya memiliki konstruksi dan karakter yang berbeda sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan motor. Selama spesifikasinya tepat dan kondisinya baik, keduanya dapat menjalankan fungsi sesuai peruntukannya.