Cara Mempertahankan Body Motor Tetap Awet, Hindari Kesalahan Ini

- Paparan lingkungan sekitar kendaraan dapat mempercepat penuaan dini pada body motor, seperti sinar ultraviolet yang memudarkan warna dan air hujan yang memicu korosi.
- Kesalahan dalam proses pembersihan, seperti mencuci motor saat panas atau menggunakan deterjen rumah tangga, dapat merusak lapisan pelindung cat dan mempercepat kusamnya permukaan body.
- Perawatan tambahan yang kurang tepat, seperti penggunaan cairan pengkilap berkualitas rendah atau cover motor tanpa sirkulasi udara, juga dapat mempercepat kerusakan pada body motor.
Jakarta, IDN Times - Body motor memegang peran penting bukan hanya sebagai penunjang tampilan, tetapi juga sebagai pelindung berbagai komponen vital. Kondisi body yang terawat menunjukkan kepedulian pemilik terhadap kendaraan sekaligus menjaga nilai estetika dalam jangka panjang.
Tetapi tanpa disadari, sejumlah kebiasaan harian justru menjadi penyebab utama body motor cepat kusam, lapuk, bahkan keropos. Paparan lingkungan, cara perawatan yang keliru, hingga penggunaan produk yang tidak tepat dapat mempercepat proses degradasi material.
Karena itu, memahami kebiasaan apa saja yang berpotensi merusak body motor menjadi langkah awal penting agar tampilan kendaraan tetap prima dan usia pakainya lebih panjang.
1. Paparan lingkungan sekitar kendaraan

Kebiasaan memarkir motor di bawah terik matahari atau membiarkannya kehujanan dalam waktu lama menjadi faktor utama penuaan dini pada body.
Sinar ultraviolet dapat memudarkan warna dan membuat plastik menjadi getas, sementara air hujan yang mengandung polutan memicu bercak, jamur, hingga korosi pada bagian tertentu. Tanpa perlindungan memadai, lapisan cat perlahan kehilangan daya tahannya.
2. Kesalahan dalam proses pembersihan

Mencuci motor saat kondisi mesin dan body masih panas, menggunakan deterjen rumah tangga, atau mengeringkan tanpa lap khusus menjadi kebiasaan yang sering diabaikan dampaknya.
Perlakuan ini dapat merusak lapisan pelindung cat, meninggalkan goresan halus, serta menimbulkan noda air yang sulit dihilangkan. Dalam jangka panjang, kesalahan sederhana ini mempercepat kusam dan pelapukan permukaan body.
3. Perawatan tambahan yang kurang tepat

Penggunaan cairan pengkilap berkualitas rendah, cover motor yang tidak memiliki sirkulasi udara, serta gesekan berulang dari barang bawaan atau jok turut mempercepat kerusakan.
Bahan kimia keras dapat merusak struktur plastik, sementara kelembapan yang terperangkap memicu jamur dan pengelupasan cat. Gesekan yang terjadi terus-menerus juga menipiskan lapisan cat hingga mencapai material dasar.
Dengan menghindari kebiasaan tersebut dan menerapkan perawatan yang tepat, body motor tidak hanya tetap menarik secara visual, tetapi juga lebih tahan terhadap penuaan dan kerusakan dini.


















