Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Mengetahui Ban Motor Sudah Tidak Aman Dipakai Saat Hujan
ilustrasi ban motor (wahanahonda.com)
  • Alur ban yang menipis mengurangi kemampuan membuang air dan meningkatkan risiko kehilangan traksi; periksa keausan di tengah serta sisi, terutama saat indikator sejajar telapak.
  • Retakan, benjolan, atau bentuk ban tidak normal dapat menandakan penurunan kualitas karet maupun kerusakan struktur internal, sehingga ban tidak layak dipaksakan di jalan basah.
  • Cengkeraman berkurang dan motor tidak stabil saat melintas basah perlu diwaspadai; cek tekanan sesuai rekomendasi pabrikan dan ganti ban aus atau rusak sebelum musim hujan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau ban motor alurnya tipis, ban bisa susah mencengkeram jalan basah. Ban juga perlu diganti kalau ada retak atau benjolan. Saat motor terasa licin dan goyang di jalan hujan, ban dan anginnya harus diperiksa. Jangan ngebut di jalan licin. Ban yang sudah rusak lebih baik diganti sebelum hujan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ban menjadi salah satu komponen yang paling menentukan keselamatan ketika motor digunakan saat hujan. Permukaan jalan yang basah membuat daya cengkeram berkurang, sehingga kondisi ban harus benar-benar diperhatikan.

Ban yang terlihat masih tebal belum tentu selalu aman digunakan. Ada beberapa tanda yang bisa diperiksa sendiri untuk mengetahui apakah ban masih mampu bekerja dengan baik ketika harus melewati jalan yang licin dan tergenang air.

1. Alur ban mulai menipis

ilustrasi ban motor (wahanahonda.com)

Alur pada ban memiliki fungsi penting untuk membantu mengalirkan air dari area kontak ban dengan permukaan jalan. Ketika alurnya semakin tipis, kemampuan ban dalam menghadapi genangan juga dapat berkurang. Risiko kehilangan traksi pun bisa meningkat, terutama ketika motor melaju cukup cepat.

Periksa bagian tengah dan sisi telapak ban untuk melihat tingkat keausannya. Jangan hanya melihat satu bagian karena keausan tidak selalu terjadi secara merata. Jika indikator keausan pada alur sudah sejajar dengan permukaan telapak ban, itu menjadi tanda bahwa ban sudah mendekati batas pemakaian dan sebaiknya diganti.

2. Ada retakan atau benjolan di permukaan

ilustrasi ban motor (unsplash.com/Harley-Davidson)

Ban yang sudah lama digunakan dapat mengalami perubahan kondisi pada karet. Retakan kecil pada dinding maupun telapak ban perlu diperhatikan, terlebih jika jumlahnya semakin banyak atau terlihat cukup dalam. Kondisi tersebut dapat menunjukkan bahwa material ban sudah mengalami penurunan kualitas.

Selain retakan, periksa juga apakah terdapat benjolan atau bagian ban yang bentuknya tidak normal. Benjolan bisa berkaitan dengan kerusakan struktur internal akibat benturan atau kondisi lainnya. Ban dengan kerusakan fisik seperti ini sebaiknya tidak dipaksakan, apalagi untuk menghadapi jalan basah.

3. Ban terasa licin dan tidak stabil

ilustrasi ban motor (unsplash.com/johnlee)

Tanda lainnya bisa dirasakan ketika motor digunakan. Jika ban terasa mudah kehilangan cengkeraman ketika melewati permukaan basah, jangan langsung menganggap penyebabnya hanya karena jalan licin. Kondisi ban, tekanan angin, dan tingkat keausan juga perlu diperiksa.

Motor yang terasa kurang stabil ketika menikung atau melewati marka jalan basah juga patut mendapat perhatian. Namun, jangan melakukan pengujian dengan sengaja memacu motor di jalan licin. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara visual dan dengan memperhatikan perilaku motor dalam penggunaan normal.

Selain kondisi fisik, pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Tekanan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat memengaruhi karakter ban ketika melewati jalan basah. Jika ban sudah aus atau mengalami kerusakan, menggantinya sebelum musim hujan lebih aman daripada menunggu sampai masalah muncul di tengah perjalanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article