Menjual motor bekas sering mempertemukan penjual dengan berbagai tipe calon pembeli. Ada yang memang mencari kendaraan untuk dipakai sehari-hari, tetapi ada pula yang datang dengan tujuan membeli kembali untuk dijual lagi. Sekilas, keduanya terlihat sama karena sama-sama menanyakan kondisi motor dan melakukan negosiasi harga.
Sebenarnya, calon pembeli yang berprofesi sebagai pedagang motor bekas memiliki beberapa kebiasaan yang cukup mudah dikenali. Mengetahui ciri-cirinya bukan berarti harus menghindari transaksi, melainkan agar penjual dapat memahami pola negosiasi yang dilakukan sehingga lebih siap saat menentukan harga. Perlu diingat, tidak semua pedagang memiliki karakter yang sama, sehingga ciri-ciri berikut hanya merupakan gambaran yang sering dijumpai di lapangan.
