ilustrasi footstep motor (istimewa)
Footstep dapat mengalami benturan ketika motor terjatuh, tersenggol kendaraan lain, atau menghantam benda keras. Benturan tersebut terkadang membuat posisi engsel atau dudukan berubah meski dari luar kerusakannya tidak terlalu terlihat.
Perubahan posisi yang kecil saja dapat membuat footstep bergesekan dengan dudukannya. Akibatnya, footstep menjadi sulit dilipat, terasa sangat berat, atau tidak dapat kembali ke posisi yang seharusnya.
Memaksa footstep yang macet dengan cara dipukul atau ditekan terlalu keras justru berisiko memperparah kerusakan. Dudukan bisa semakin bengkok, komponen patah, atau bagian bodi di sekitarnya ikut mengalami kerusakan.
Jika footstep sulit dilipat setelah motor terjatuh atau mengalami benturan, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bengkel dapat mengecek kondisi engsel, dudukan, dan komponen pengunci untuk menentukan apakah masih bisa diperbaiki atau perlu diganti.
Pada akhirnya, footstep motor yang sulit dilipat bukan masalah yang sebaiknya terus dibiarkan. Kotoran, karat, pegas yang bermasalah, hingga engsel yang bengkok dapat menjadi penyebabnya.
Semakin cepat sumber masalah ditemukan, semakin kecil kemungkinan kerusakan berkembang. Selain menjaga kenyamanan penumpang, memastikan footstep dapat dilipat dan dibuka dengan normal juga membantu mengurangi risiko gangguan saat motor digunakan di jalan.