ilustrasi boncengan naik motor (unsplash.com/Astro Dolf)
Genangan air tidak hanya berbahaya karena permukaannya licin. Air juga bisa menutupi lubang, jalan yang ambles, batu, atau benda lain yang berada di permukaan aspal. Ketika roda tiba-tiba masuk lubang, keseimbangan motor dapat terganggu dan pengendara bisa kehilangan kendali.
Jika memungkinkan, pilih bagian jalan dengan genangan yang lebih dangkal dan sudah terlihat kondisinya. Perlambat motor sebelum melewati area tersebut, bukan ketika roda sudah berada di tengah genangan. Setelah keluar dari genangan, pengereman juga perlu dilakukan secara bertahap sambil memastikan kondisi motor tetap stabil.
Pengendara juga perlu memperhatikan kondisi ban. Alur telapak ban berfungsi membantu membuang air dari area kontak ban dengan permukaan jalan. Ban yang sudah aus memiliki kemampuan lebih rendah dalam menghadapi jalan basah. Karena itu, pemeriksaan tekanan angin dan kondisi alur ban secara berkala penting dilakukan, terutama ketika memasuki musim hujan.