ilustrasi mencuci motor (unsplash.com/Falco Negenman)
Kadang-kadang masalahnya bukan di mesinnya, tapi di “bawaannya”. Kalau kamu sering naik motor sambil boncengan bertiga (padahal maksimal dua), atau membawa barang-barang berat di belakang, jangan heran kalau motor jadi lemas pas nanjak.
Setiap motor punya batas kapasitas beban yang dianjurkan oleh pabrik. Kalau beban terlalu berat, mesin akan bekerja lebih keras dari biasanya. Di jalan datar mungkin masih bisa jalan, tapi di tanjakan, efeknya akan langsung terasa: motor berat, susah naik, dan suara mesin jadi menderu terus.
Tipsnya? Bawa barang secukupnya, jangan memaksakan kapasitas motor. Kalau memang harus bawa beban berat, usahakan tanjakan dilalui dengan kecepatan stabil dan gigi yang sesuai (untuk motor manual).
Jadi, motor yang kehilangan tenaga saat menanjak bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari pembakaran yang tidak maksimal, masalah di CVT atau kopling, sampai beban yang terlalu berat.
Jangan anggap sepele, karena kalau dibiarkan bisa bikin performa motor makin menurun. Jadi, rawat motor kamu secara rutin, perhatikan tanda-tandanya, dan jangan lupa jaga beban yang dibawa. Biar motor kamu selalu siap menanjak tanpa drama!