Kegiatan berkendara jarak jauh atau touring menggunakan sepeda motor selalu menjadi agenda yang menyenangkan bagi para pencinta otomotif. Demi menunjang penampilan dan keselamatan sepanjang perjalanan, pemilihan perlengkapan berkendara seperti helm tentu menjadi hal yang sangat diperhatikan. Namun, banyak pengendara yang sering kali terjebak dengan hanya memilih helm berdasarkan desain visual yang terlihat keren dan gagah semata.
Mengabaikan faktor bobot dan kenyamanan helm saat membelinya bisa berujung pada siksaan fisik selama di perjalanan. Keluhan berupa rasa kaku, pegal, hingga sakit yang menusuk pada area leher dan pundak kerap muncul setelah beberapa jam berkendara. Masalah kesehatan ini umumnya dipicu oleh ketidaktahuan mengenai standar berat helm yang ideal serta pengaruh gaya aerodinamis saat menembus angin.
