Daya cengkeram sebuah kendaraan di atas permukaan jalan sering kali dianggap sebagai hal yang biasa bagi sebagian besar orang. Banyak yang berasumsi bahwa ban dapat menempel dengan baik di atas aspal hanya karena faktor bobot kendaraan yang menekan karet bundar tersebut ke bawah.
Namun, jika dicermati lebih mendalam, fenomena menempelnya ban ini sejatinya merupakan sebuah proses mekanis dan kimiawi yang sangat rumit. Tanpa adanya lapisan perekat atau lem khusus, karet ban yang elastis mampu menahan laju kendaraan dengan sangat kokoh bahkan saat menikung tajam.
