Comscore Tracker

Shock Depan Keras Setelah Ganti Oli: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara ampuh bikin shockbreaker kembali bekerja optimal

Jakarta, IDN Times - Motormu pernah gak mengalami shock depan keras setelah ganti oli? Umumnya, hal tersebut disebabkan oleh penggunaan pelumas yang terlalu banyak. Ini harus segera diatasi karena shockbraker  berfungsi sebagai alat peredam kejut pada kendaraan.

Apabila shockbreaker motor rusak tentu gak nyaman digunakan, malah akan membuat tubuh pengendara sakit. Nah untuk meminimalisir hal tersebut, simak penyebab dan cara memperbaiki shock depan keras setelah ganti oli, lengkap dengan langkah membongkarnya. 

Penyebab shock depan keras setelah ganti oli

Shock Depan Keras Setelah Ganti Oli: Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi ganti oli (IDN Times/Dhana Kencana)

Jika shock depan keras setelah ganti oli, pasti ada komponen pada motor yang bermasalah. Nah, untuk itu, simak penyebabnya berikut ini:

  1. Minyak pelumas terlalu banyak atau gak sesuai standarnya akan menurunkan performa shockbreaker. Hal ini membuat fungsi peredam kejut kendaraan kurang maksimal.
  2. Garpu suspensi bengkok dapat menimbulkan gerakan suspensi yang gak lancar saat melintasi jalan rusak atau berlubang. Jika begitu, segera bawa motor ke bangkel saat ini terjadi.
  3. Masa pakai pelumas shockbreaker juga bisa jadi penyebab shock depan keras setelah ganti oli. Untuk itu, baiknya ganti pelumas shockbreaker secara berkala agar performa motor optimal.

Baca Juga: Ciri-Ciri Karet Support Shockbreaker Rusak dan Penyebabnya

Cara memperbaiki shock depan keras setelah ganti oli

Shock Depan Keras Setelah Ganti Oli: Penyebab dan Cara MengatasinyaAvsar Aras/commons.wikimedia.org

Apabila sudah tahu penyebab shock depan keras setelah ganti oli, maka penting juga buatmu untuk paham cara memperbaiki shockbreaker yang bermasalah ini. Nah, berikut cara memperbaiki shock depan keras setelah ganti oli:

1. Gunakan oli sesuai standar supaya kinerja shockbreaker optimal. Selain itu, jangan isi oli terlalu sedikit atau kebanyakan, supaya gak mengganggu kinerja komponen mesin yang lain.

2. Mengecilkan lubang suling termasuk cara memperbaiki shock depan keras setelah ganti oli. Ini bisa membuat rebound melambat. Saat melakukannya kamu harus berhati-hati, ya.

3. Ganjal ring bisa dilakukan apabila kamu menggunakan ring atau washer orisinal yang gak gampang rusak. Jika tidak, gramasinya justru akan menutup lubang suling.

4. Ganti per bisa bantu memperbaiki shock depan keras setelah ganti oli terakhir. Dalam pemakaiannya, gunakan per panjang alternatif yang sama supaya gak menekuk saat dipasang.

Langkah membongkar shock depan

Shock Depan Keras Setelah Ganti Oli: Penyebab dan Cara Mengatasinyashockbreaker (commons.wikimedia.org)

Selanjutnya, kamu harus tahu juga cara membongkar shock depan yang keras setelah ganti oli. Namun, sebelumnya, silakan siapkan perlengkapan seperti oli khusus shock dan as shock baru.

Selain itu, sediakan pula seal shock baru, tempat oli, kunci as roda dan segitiga, kunci L, air, sabun, serta bensin atau solar. Selengkapnya, simak tutorial berikut ini:

  1. Langkah pertama, silakan taruh motor di area datar, lalu lepas roda dan sepatbor
  2. Selanjutnya, kendorkan baut L pada bagian bawah shockbreaker, gunakan as roda untuk meredam putarannya
  3. Kemudian, kendorkan pula baut segitiga dan lepaskan shockbreaker
  4. Ketika baut L terbuka, siapkan tempat oli untuk mewadahi oli yang keluar
  5. Buka tutup atas shock dan cek apakah pergantian oli optimal.

Kamu pun bisa melakukan langkah pemeriksaan pada beberapa komponen shockbreaker. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama, bersihkan shockbreaker menggunakan bensin, sedangkan untuk karet seal lebih baik dibersihkan dengan air sabun
  2. Kemudian, periksa kerusakan pada shock. Jika shock hanya mati cukup ganti olinya. Namun, bila perlu, ganti seal shock-nya sekalian
  3. Apabila shock bocor, berarti seal shock telah rusak dan harus segera diganti
  4. Periksa juga kondisi as shockbreaker. Jika ada baret, kamu juga harus mengganti komponen ini.

Setelah membongkar dan memeriksa kondisi shockbreaker, terakhir rakit kembali shock-nya. Ikuti cara berikut ini:

  1. Pertama, rakit kembali senua komponen shock, kecuali pers shock dan tutup atasnya
  2. Selanjutnya, isi oli khusus shock dengan spesifikasi dan takaran yang sesuai
  3. Pasang per shock juga tutup atasnya, kemudian pasang shockbreaker ker segitiga
  4. Terakhir, pasang sepatbor dan rodanya.

Sekarang kamu sudah tahu, kan, penyebab dan cara memperbaiki shock depan keras setelah ganti oli. Bahkan, paham pula langkah membongkar shockbreaker pada kendaraan bermotor.

Nah, jika ada masalah lain pada komponen motormu, cari tips seputar motor di IDN Times, ya. Selain, motor masih banyak pula informasi otomotif lain yang bisa kamu cek di sini.

Topic:

  • Putri Intan Nur Fauziah
  • Lea Lyliana

Berita Terkini Lainnya