Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Truk Kontainer Listrik Mulai Diuji di Jalur Logistik Nasional

Truk Kontainer Listrik Mulai Diuji di Jalur Logistik Nasional
Truk kontainer listrik mulai diuji di Indonesia (Kalista)
Intinya Sih
  • Kalista, Toyota Tsusho Indonesia, dan Nusatama memulai uji coba truk kontainer listrik heavy duty di jalur logistik nasional sebagai langkah konkret menuju sistem distribusi rendah karbon.
  • Truk listrik Beiben V3 6x4 dengan baterai 423 kWh diuji dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Cikarang untuk menilai performa, efisiensi energi, serta kesiapan operasional logistik berbasis listrik.
  • Proyek ini juga mengintegrasikan sistem IoT K-Move dan skema energi bersih I-REC guna membangun fondasi ekosistem logistik berkelanjutan yang dapat direplikasi secara nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Transisi menuju logistik rendah karbon di Indonesia mulai memasuki tahap implementasi nyata. Kolaborasi antara Kalista, Toyota Tsusho Indonesia, dan Nusatama menghadirkan uji coba truk kontainer listrik heavy duty yang akan digunakan pada jalur distribusi pelabuhan menuju pusat logistik industri.

Program ini bukan sekadar demonstrasi teknologi. Selama kurang lebih tiga minggu, kendaraan listrik tersebut diuji langsung dalam operasional harian untuk mengukur kesiapan ekosistem, mulai dari performa kendaraan hingga efisiensi biaya logistik dan pengurangan emisi karbon.

1. Uji coba langsung di jalur distribusi riil

IMG_9556.png
Mulai memasuki tahap implementasi nyata (Kalista)

Truk listrik akan beroperasi dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Toyota Tsusho Logistic Center di Cikarang dengan muatan ekspor–impor beragam. Pengujian dilakukan untuk melihat kesiapan model logistik listrik dalam kondisi kerja sesungguhnya, bukan simulasi.

“Uji coba ini menjadi langkah nyata bersama Kalista untuk membuktikan bahwa truk kontainer EV dapat diimplementasikan secara efektif dalam operasional logistik harian," kata Direktur Toyota Tsusho Indonesia, Aldriani Meliala belum lama ini.

Selama pengujian, berbagai parameter dianalisis, termasuk jarak tempuh, perilaku pengemudi, efisiensi pengisian daya, hingga kontribusi terhadap dekarbonisasi operasional logistik.

2. Spesifikasi berat tapi tetap efisien energi

IMG_0210.jpeg
Kota Jakarta jadi salah satu pusat transformasi (Kalista)

Unit yang digunakan adalah tractor head listrik Beiben V3 6x4 dengan baterai 423 kWh. Truk ini mampu menempuh hingga sekitar 200 km dalam penggunaan 80 persen serta membawa muatan hingga 100 ton.

Pengisian daya dilakukan sekali di tengah perjalanan menggunakan DC charger 320 kWh di depot Narogong. Kombinasi kapasitas baterai besar dan pengisian cepat dirancang agar ritme operasional logistik tidak terganggu.

“Program uji coba ini merupakan salah satu solusi end-to-end yang kami sediakan untuk memungkinkan customer melakukan penilaian menyeluruh atas implementasi unit di rute operasional nyata," ujar Direktur Utama Kalista, Albert Aulia Ilyas.

3. Fondasi ekosistem logistik rendah karbon

IMG_0211.jpeg
Targetnya 10 ribu unit bus listrik pada 2030 (Kalista)

Proyek ini tidak berhenti pada kendaraan saja. Sistem IoT K-Move dipakai untuk pemantauan real-time performa operasional, sehingga data efisiensi energi dan biaya dapat dianalisis secara akurat.

Selain itu, Toyota Tsusho Indonesia juga menjalankan strategi energi bersih melalui skema I-REC guna menekan emisi Scope 3 dalam rantai pasoknya. Kolaborasi ini ditargetkan menjadi model logistik rendah karbon yang dapat direplikasi secara nasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Automotive

See More