Berkendara di jalanan yang rusak atau penuh lubang sering kali memberikan kejutan tidak menyenangkan bagi para pemilik sepeda motor. Salah satu masalah yang paling sering muncul setelah motor menghantam lubang dengan keras adalah perubahan pada karakter kemudi. Setang motor tiba-tiba terasa tidak stabil, berat sebelah, atau cenderung menarik kuat ke arah kanan atau kiri saat melaju di jalan datar.
Ketika gejala ini terjadi, sebagian besar pengendara langsung mengambil kesimpulan bahwa komponen komstir atau steering head telah mengalami kerusakan. Pemikiran ini wajar karena komstir merupakan poros utama yang mengatur kelancaran pergerakan stang kemudi. Namun, mendiagnosis kerusakan komstir secara terburu-buru bisa berdampak pada pengeluaran biaya perbaikan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.
