Jakarta, IDN Times - Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (PTDP) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan lebih dari 3 juta masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 atau kategori sangat miskin justru belum tersentuh bantuan sosial (bansos).
Kondisi yang disebut sebagai exclusion error itu berbanding terbalik dengan temuan inclusion error, di mana terdapat sekitar 2,7 juta penerima bansos yang sebenarnya masuk dalam kelompok ekonomi lebih tinggi atau desil 4.
Padahal, saat ini Program Keluarga Harapan (PKH) telah menjangkau 10 juta keluarga dan bansos sembako telah menyasar lebih dari 18 juta keluarga. Luhut menegaskan data merupakan basis utama agar kebijakan sosial bisa adil dan tepat sasaran.
"Data adalah fondasi utama dari kebijakan sosial yang adil dan tepat sasaran. Masih adanya exclusion dan inclusion error ini adalah hal yang harus dan sedang kita benahi bersama melalui sistem digital yang lebih presisi," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5/2026).
