Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5.353 UMKM Cirebon Didorong Perkuat Ekonomi Digital
Program Kota Masa Depan #BeraniDigital Resmi Hadir di Cirebon (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)
  • Program Kota Masa Depan #BeraniDigital dari Grab dan OVO hadir di Cirebon, kota ke-18 dalam rangkaian pelatihan digital bagi pelaku UMKM.

  • Cirebon memiliki 5.353 UMKM, sementara sektor perdagangan dan jasa menyumbang 27,31 persen PDRB kota; teknologi digital didorong untuk memperkuat potensi tersebut.

  • Pelatihan mencakup AI, keuangan, dan pendanaan digital; secara nasional program telah menjangkau lebih dari 200.000 UMKM serta menyalurkan pendanaan Rp6 triliun sejak 2021.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak 2021

Lebih dari 445.000 Mitra UMKM dan Mitra Pengemudi mengakses pendanaan lebih dari Rp6 triliun melalui GrabModal by OVO Finansial.

1 Oktober 2026

Program Kota Masa Depan #BeraniDigital dari Grab dan OVO diresmikan di Cirebon. Program memberikan pelatihan digital, pengelolaan keuangan, akses pendanaan, dan pemanfaatan AI bagi UMKM.

kini

Program Kota Masa Depan #BeraniDigital telah menjangkau lebih dari 200.000 UMKM di kota-kota kecil. Inisiatif GrabMart Pasar juga membantu lebih dari 5.200 pedagang pasar tradisional melakukan digitalisasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Program Kota Masa Depan #BeraniDigital dari Grab dan OVO memberikan pelatihan digital, pengelolaan keuangan, akses pendanaan digital, dan penggunaan AI bagi UMKM di Cirebon.
  • Who?
    Grab, OVO, Kementerian UMKM, Pemerintah Kota Cirebon, serta pelaku UMKM Cirebon terlibat dalam pelaksanaan program ini.
  • Where?
    Program berlangsung di Kota Cirebon, Jawa Barat, yang tercatat memiliki 5.353 UMKM.
  • When?
    Peresmian program di Cirebon berlangsung pada 1 Oktober 2026. Cirebon menjadi kota ke-18 dalam rangkaian Kota Masa Depan #BeraniDigital.
  • Why?
    Program dijalankan untuk memperkuat potensi UMKM Cirebon melalui teknologi digital serta memperluas akses usaha terhadap pengembangan kapasitas dan pembiayaan.
  • How?
    Pelatihan mencakup penggunaan AI untuk deskripsi produk, ide promosi, rangkuman masukan pelanggan, dan perencanaan kerja, serta pengelolaan keuangan dan GrabModal by OVO Finansial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Grab dan OVO datang ke Cirebon untuk membantu 5.353 usaha kecil belajar pakai teknologi. Mereka belajar memakai AI untuk membuat tulisan produk dan ide iklan. Mereka juga belajar mengatur uang dan mencari bantuan modal. Sekarang program ini sudah membantu lebih dari 200 ribu usaha kecil di banyak kota.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelatihan digital di Cirebon membuka ruang bagi ribuan UMKM untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan usaha sehari-hari, dari pengelolaan keuangan hingga komunikasi promosi. Dengan keterlibatan pemerintah dan dukungan ekosistem Grab-OVO, pelaku usaha memperoleh akses pengetahuan serta pilihan pendanaan yang dapat memperkuat kapasitas mereka di tengah aktivitas ekonomi kawasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Program Kota Masa Depan #BeraniDigital dari Grab dan OVO hadir di Kota Cirebon, Jawa Barat. Program yang bekerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pemerintah Kota Cirebon ini memberikan pelatihan digital kepada pelaku UMKM.

Cirebon menjadi kota ke-18 yang menjadi bagian dari rangkaian program tersebut. Pelatihan yang diberikan mencakup pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan usaha, pengelolaan keuangan, hingga penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

1. Cirebon salah satu kota yang berpeluang tinggi

Dr. Iing Daiman, S.IP, M.Si, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Cirebon, Program Kota Masa Depan #BeraniDigital (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Pemerintah Kota Cirebon mencatat terdapat 5.353 UMKM di wilayah tersebut. Sektor perdagangan dan jasa juga berkontribusi sebesar 27,31 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Cirebon.

Jumlah tersebut menjadi salah satu potensi yang ingin diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Kami melihat Cirebon bukan hanya sebagai satu wilayah administratif, tetapi sebagai bagian dari kawasan metropolitan yang terhubung dengan Indramayu, Kuningan, dan Majalengka. Karena itu, kami ingin Cirebon menjadi bagian yang turut menggerakkan perekonomian kawasan, termasuk dengan membuka akses yang lebih luas bagi UMKM,” kata Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, pada peresmian KMD di Cirebon Kamis (1/10/2026).

Iing mengatakan, kehadiran program Kota Masa Depan #BeraniDigital dari Grab dan OVO juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat menghubungkan masyarakat dan aktivitas ekonomi lintas kabupaten dan kota.

“Kami berharap Cirebon dapat terus menjadi bagian dari penggerak UMKM dan sektor usaha lainnya, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas,” ujar dia.

2. Para UMKM mendapat pelatihan AI

Tirza Munusamy, Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Program Kota Masa Depan #BeraniDigital (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Dalam program ini, pelaku UMKM mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan AI untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.

AI diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat digunakan untuk sejumlah kebutuhan usaha, mulai dari menyusun deskripsi produk, mencari ide konten promosi, merangkum masukan pelanggan, hingga membantu menyiapkan perencanaan kerja sederhana.

Staff Khusus Menteri UMKM, Hasby M. Zamri, mengatakan, program digitalisasi ini bukan lagi sebuah kebutuhan, melainkan menjadi suatu keharusan di zaman serba teknologi ini.

“Karena itu, upaya Grab membantu Mitra GrabMerchant dan Mitra Pengemudi menjadi bagian dari ekosistem digital merupakan langkah nyata untuk mendorong UMKM terus berkembang,” kata Hasby.

Dalam pelatihan ini, UMKM juga memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan dan pilihan akses pendanaan digital melalui GrabModal by OVO Finansial.

3. Program Kota Masa Depan #BeraniDigital sudah menjangkau lebih dari 200 ribu UMKM

Program Kota Masa Depan #BeraniDigital Resmi Hadir di Cirebon (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Kota Masa Depan #BeraniDigital sebelumnya telah hadir di berbagai kota di Indonesia. Hingga kini, program ini disebut telah menjangkau lebih dari 200 ribu UMKM di kota-kota kecil.

Selain itu, program tersebut juga telah membantu lebih dari 5.200 pedagang pasar tradisional melakukan digitalisasi melalui inisiatif GrabMart Pasar.

Dari sisi pembiayaan, sejak 2021, lebih dari 445.000 Mitra UMKM dan Mitra Pengemudi telah mengakses pendanaan senilai lebih dari Rp6 triliun melalui GrabModal by OVO Finansial.

Dengan demikian, Grab-OVO akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses terhadap teknologi dan pengembangan kapasitas usaha.

Curated For You

Editorial Team

Related Article