Jakarta, IDN Times - Ketika sebuah perusahaan mencatatkan laba di atas perkiraan analis untuk kuartal tertentu, harga sahamnya biasanya diharapkan ikut naik. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Ada kalanya harga saham justru melemah setelah perusahaan mengumumkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan.
Dilansir Investopedia, penurunan tersebut bisa dipicu oleh sejumlah faktor yang tidak langsung terlihat dari laporan laba. Setidaknya, ada lima hal yang dapat menjelaskan mengapa harga saham turun meskipun perusahaan berhasil melampaui estimasi laba.
