Bisnis travel menjadi salah satu usaha yang punya peluang keuntungan cukup besar karena kebutuhan masyarakat untuk bepergian terus meningkat. Mulai dari wisata keluarga, perjalanan dinas, study tour, hingga perjalanan religi membuat bisnis ini selalu memiliki pasar tersendiri. Namun di balik peluang yang menjanjikan tersebut, bisnis travel juga memiliki tantangan besar yaitu menghadapi masa low season atau periode sepi pelanggan.
Saat low season, jumlah wisatawan biasanya menurun karena faktor cuaca, kondisi ekonomi, jadwal sekolah, atau minimnya hari libur panjang. Banyak pelaku bisnis travel akhirnya mengalami penurunan pemasukan drastis bahkan kesulitan menjaga operasional usaha tetap berjalan. Nah, berikut ini beberapa strategi bisnis travel agar tetap ramai meskipun low season. Scroll dibawah ini!
