potret logo Adidas (unsplash.com/Shawn Rain)
Adidas akan memulai program pembelian kembali saham senilai hingga 1 miliar euro (Rp19,8 triliun) pada awal Februari 2026, didanai dari arus kas operasional yang diproyeksikan kuat tahun ini. Saham yang dibeli kembali akan dibatalkan sepenuhnya, menunjukkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan merek dan posisi keuangan perusahaan yang kokoh. Pengumuman ini telah mendapatkan persetujuan penuh dari dewan pengawas Adidas.
Program buyback ini mencerminkan keberhasilan strategi lokal-driven yang diterapkan perusahaan, di mana pimpinan regional memiliki fleksibilitas menyesuaikan produk dan pemasaran dengan karakteristik pasar masing-masing. Pendekatan ini berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dua digit di semua kanal dan wilayah geografis.
"Kami bangga dengan tim yang mencapai pertumbuhan dua digit meski ada gangguan eksternal seperti kebijakan tarif AS," ujar CEO Adidas Bjørn Gulden, dilansir Yahoo Finance.
Adidas menargetkan perluasan pangsa pasar lebih besar di tengah persaingan ketat dengan Nike, didukung oleh performa finansial yang mencapai rekor sepanjang 2025.