Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan, rencana impor 105 ribu unit pikap dari India tidak muncul secara tiba-tiba. Hal itu datang setelah Agrinas Pangan Nusantara melakukan pertemuan dan negosiasi dengan beberapa pabrikan komersial di dalam negeri.
Joao menjelaskan, pertemuan itu dilakukan dengan pabrikan-pabrikan pikap di Indonesia, baik dari Jepang maupun China. Namun, tiada kesepakatan terjadi dengan pihak-pihak tersebut.
"Terkait dengan isu bahwa kami tidak memberikan kesempatan atau tidak memberikan ruang kepada produsen lokal saya rasa bahwa itu tidak benar karena kita harus kita terbuka, kita juga melakukan kegiatan ini secara transparan dan semua produsen kita beri kesempatan yang sama," tutur Joao dalam konferesni pers di Yodya Tower Jakarta, Selasa (24/2/2026).
