Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Aktivitas Energi Port Cilacap Naik, Aspek Keselamatan Jadi Perhatian
Aktivitas di Port Cilacap, Jawa Tengah, memiliki peran penting dalam rantai pasok energi nasional. (Dok/Istimewa).

Jakarta, IDN Times - Aktivitas di Port Cilacap, Jawa Tengah, memiliki peran penting dalam rantai pasok energi nasional. Kawasan ini terhubung dengan Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit IV Cilacap yang memiliki kapasitas pengolahan 348 ribu barel per hari.

Besarnya aktivitas pengolahan dan distribusi energi melalui jalur laut membuat aspek keselamatan pekerja, keandalan armada, hingga risiko terhadap lingkungan menjadi perhatian.

1. PMSol terima masukan crew soal APD hingga kondisi kerja

PT Pertamina Marine Solutions (“PMSOL”) merupakan salah satu penyedia solusi kelautan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. (Dok/Istimewa).

Direktur Utama PT Pertamina Marine Solutions (PMSol)Joko Pramono mengatakan berbagai masukan tersebut akan disampaikan kepada pihak pemberi kerja atau user sesuai dengan ruang lingkup kerja sama.

"Keselamatan dan kesejahteraan crew maupun TAD merupakan bagian penting dalam memastikan pekerjaan dapat berjalan dengan baik," ujar Joko.

Adapun, PT Pertamina Marine Solutions (PMSOL) merupakan salah satu penyedia solusi kelautan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, yang bergerak dalam bidang penyediaan awak kapal tanker, awak kapal lepas pantai (*offshore*) dan kelautan, inspeksi kapal, solusi maritim, penyediaan tenaga kerja, serta perdagangan umum di sektor kelautan.

PMSOL memiliki sekitar 2.100 awak kapal dan 7.000 tenaga ahli maritim, serta mengoperasikan sekitar 340 kapal. Perusahaan ini mengelola 66 kapal tanker, sekitar 260 kapal pendukung lepas pantai (Offshore Support Vessel atau OSV), dan berbagai jenis kapal lainnya.

2. Port Cilacap jadi jalur BBM, risiko oil spill perlu diantisipasi

PT Pertamina Marine Solutions (“PMSOL”) merupakan salah satu penyedia solusi kelautan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. (Dok/Istimewa).

Joko menjelaskan Port Cilacap juga memiliki fasilitas yang berkaitan dengan pergerakan crude oil dan produk bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya Jetty Area 70 yang mendukung mobilisasi komoditas tersebut melalui jalur laut.

Aktivitas tersebut membawa risiko tersendiri, terutama terkait keselamatan kerja dan lingkungan. Potensi tumpahan minyak atau oil spill, misalnya, dapat mengganggu kegiatan operasional sekaligus menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

"Dengan karakteristik tersebut, risiko operasional di kawasan pelabuhan tidak hanya berkaitan dengan keselamatan pekerja dan armada, tetapi juga lingkungan. Potensi tumpahan minyak atau oil spill menjadi salah satu risiko yang perlu diantisipasi," tegasnya.

3. Port Cilacap srategis bagi energi nasional

Ilustrasi harga minyak (IDN Times/Rehia Sebayang)

Menurut Joko, aspek keselamatan perlu menjadi perhatian dalam aktivitas di kawasan tersebut. Dengan aktivitas yang berkaitan langsung dengan pergerakan energi, pengelolaan risiko di Port Cilacap menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus melindungi pekerja dan lingkungan.

"Port Cilacap memiliki posisi yang sangat vital dalam mendukung transportasi dan keberlangsungan energi nasional. Karena itu, safety harus menjadi prioritas, termasuk perhatian terhadap risiko lingkungan seperti oil spill," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article