Pernah melihat sebuah bisnis yang tiba-tiba ramai karena viral di media sosial, lalu beberapa bulan kemudian tidak terdengar lagi? Fenomena seperti ini semakin mudah ditemukan di era digital. Sebuah produk bisa mendadak populer setelah masuk TikTok, Instagram, atau platform lainnya. Antrean pembeli mengular, konten tentang produk tersebut bermunculan, dan orang-orang ikut penasaran untuk mencoba.
Namun, popularitas seperti itu belum tentu bertahan lama. Di sisi lain, ada bisnis yang mungkin tidak pernah menjadi viral, tetapi tetap beroperasi selama puluhan tahun. Pelanggannya datang silih berganti, generasi berganti, bahkan tren ikut berubah, tetapi bisnis tersebut tetap bertahan.
Viral dan berkelanjutan merupakan dua hal yang berbeda. Viral dapat mendatangkan perhatian dalam waktu singkat, sedangkan bisnis membutuhkan lebih dari sekadar perhatian untuk bertahan dalam jangka panjang. Berikut tiga alasannya.
