TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Dipimpin Perempuan, 5 Brand UMKM Lokal Ini Melesat Saat Pandemik

Produknya keren banget, no debat!

VIVIZUBEDI (Instagram/vivizubedi)

Tahu gak sih guys, pandemik ternyata justru jadi momentum mulai usaha daring. Buktinya data dari Tokopedia misalnya menunjukkan ada penambahan penjual di platform-nya selama pandemi sebesar lebih dari 3,8 juta. Dari yang awalnya 7,2 juta (Januari 2020) menjadi lebih dari 11 juta per Juni 2021. Wow!

Nah, menariknya berdasarkan riset LPEM FEB UI 2020 jumlah pegiat UMKM perempuan yang mulai bisnis dari nol lewat Tokopedia selama pandemik hampir 1,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan jumlah laki-laki. Para perempuan ini ternyata juga meraih kesuksesannya dalam bisnis daring ini. Penasaran brand apa saja itu? Cek lengkapnya di bawah ya!

Baca Juga: Peringati Hari UMKM Nasional, BRI Gelar Gerakan BRILiaN Sahabat UMKM 

1. Mad Bagel

Mad Bagel (Instagram/madbagel)

Brand makanan bernama Mad Bagel yang diciptakan dan dipimpin oleh Prima Hayuningputri dan Anika Miranti adalah contoh perempuan pegiat UMKM yang memulai bisnis di tengah pandemik. Mad Bagel pun sekarang memiliki kurang lebih tujuh cabang. 

Pandemik pun tidak menyurutkan semangat Mad Bagel untuk terus berjalan. Dengan pemanfaatan platform digital seperti sosial media dan marketplace, Mad Bagel masih terus kebanjiran pesanan dari pelanggan setianya. Mad Bagel juga mengalami peningkatan penjualan hampir empat kali lipat saat mengikuti kampanye Tokopedia Nyam di platform Tokopedia.

2. Dakara Indonesia

Ederra Indonesia (Instagram/dakara.ind)

Dakara Indonesia juga merupakan UMKM yang dipimpin oleh perempuan. Sebuah merek fashion etnik dengan bahan dasar kain tenun yang merupakan salah satu karya seni tradisional Indonesia. 

Meski tradisional, Dakara menghadirkan desain fashion etnik dengan gaya yang lebih modern dan terus berkomitmen untuk turut serta melestarikan warisan budaya Indonesia. Produk yang diproduksi beragam mulai dari outwear, kimono, jaket, dress, gaun, culotte, skirt, kemeja, tunik, dan lain-lain. Dakara pun juga mengoptimalkan penggunaan marketplace seperti Tokopedia untuk memasarkan produknya. 

Dakara Indonesia juga mengalami kenaikan transaksi lebih dari dua kali lipat setelah mengikuti kampanye Hari Bangga Buatan Indonesia 2021. Wow, keren banget gak sih?

3. VIVIZUBEDI

VIVIZUBEDI (Instagram/vivizubedi)

Brand fashion VIVIZUBEDI juga merupakan salah satu UMKM yang didirikan oleh perempuan ini juga semakin berkembang di masa pandemik. Tentu saja dengan pemanfaatan platform digital dapat membantunya untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Sebuah brand lokal yang menjajakan sebuah fashion busana muslim yang tak hanya menarik perhatian lokal tetapi juga dunia dan di-ekspor ke luar negeri. Selain itu juga VIVIZUBEDI mengalami kenaikan omzet tiga kali lipat sejak bergabung di Tokopedia. 

4. Ederra Indonesia

Koleksi dari Ederra Indonesia (Instagram/ederraid)

Selanjutnya adalah Ederra, sebuah brand lokal busana muslim yang memiliki koleksi lengkap seperti hijab, tunic, scarf, dress dan lain-lain. Banyaknya variasi yang ditawarkan dari Ederra membuat target pasar tertarik. 

Apalagi Ederra juga tak ketinggalan dengan memanfaatkan marketplace Tokopedia. Tokopedia mencatat jumlah transaksi Ederra Indonesia bertumbuh sembilan kali lipat selamat kuartal II / 2021 dibanding periode yang sama pada dua tahun lalu. Mantap banget nih UMKM Indonesia!

Baca Juga: Tokopedia: UMKM dan Reseller Jadi Kunci Pulihkan Ekonomi Nasional

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya