TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

10 Desa Wisata Sabet Juara di BCA Desa Wisata Awards 2021

Salah satu pemenang adalah Desa Taro di Bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja saat memberikan sambutan dalam penganugerahan BCA Desa Wisata Awards 2021 secara virtual, Jumat (3/9/2021). (dok. BCA)

Jakarta, IDN Times - Indonesia merupakan negara dengan potensi pariwisata yang sangat besar. Namun, pandemik COVID-19 yang berlangsung sejak awal tahun lalu membuat sektor pariwisata Indonesia mengalami kesulitan.

Berangkat dari hal tersebut, PT Bank Central Asia Tbk menggelar kompetisi BCA Desa Wisata Awards 2021 yang berlangsung sejak April dan berakhir pada awal September 2021.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyampaikan BCA Desa Wisata Awards 2021 bisa menjadi batu lompatan bagi desa-desa yang ada di Indonesia untuk kembali menggeliat pasca pandemik COVID-19.

"Bukan hanya mengandalkan pemandangan indah, tetapi juga dari sisi desa wisata. Jadi, para traveler, turis asing maupun domestik bukan hanya terpesona akan keindahan wilayah kita di Nusantara, tetapi kagum juga oleh servis masyarakat dan keunikan desa wisata yang kami kembangkan," ujar Jahja, dalam Penganugerahan BCA Desa Wisata Awards 2021 secara virtual, Jumat (3/9/2021).

Baca Juga: 10 Wisata Tebing Paling Menakjubkan di Dunia, Magis dan Dramatis 

1. Program desa wisata jadi andalan pemerintah

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat memberikan sambutan dalam penganugerahan BCA Desa Wisata Awards 2021 secara virtual, Jumat (3/9/2021). (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Desa wisata yang jumlahnya ribuan di Indonesia telah menjadi program pemerintah untuk mengembalikan industri pariwisata agar bisa seperti semula atau sebelum pandemik COVID-19.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat memberikan sambutan dalam acara BCA Desa Wisata Awards 2021.

"Kami sangat serius dan mengandalakan program desa wisata karena bisa menimbulkan optimisme di tengah pandemik. Bersamaan dengan adaptasi dan penerapan prokes serta vaksinasi, juga sertifikasi CHSE akan memabwa pariwisata Indonesia menjadi berkualitas dan berkelanjutan lingkungan," tutur Sandiaga.

2. Lebih dari 465 desa wisata mengikuti BCA Desa Wisata Awards 2021

Salah satu potensi wisata di Banyuwangi, yakni Desa Wisata Adat Osing Kemiren. (labirutour.com)

Kompetisi BCA Desa Wisata Awards 2021 diikuti oleh lebih dari 465 desa wisata yang tersebar dari seluruh wilayah Indonesia hingga akhirnya menyisakan 20 finalis yang masuk ke tahap penjurian.

Ada empat kategori yang dilombakan dalam kompetisi tersebut, yakni Desa Wisata Kategori Alam, Desa Wisata Kategori Budaya, Desa Wisata Kategori Kreatif, dan Desa Wisata Kategori Digital.

Seluruh finalis diberikan berbagai pelatihan seperti Komunikasi dan Kepemimpinan, Teknik Foto Menggunakan Smart Phone, Social Media Branding, Perkembangan Pariwisata Indonesia, Masa Depan Desa Wisata, Teknik Presentasi, dan Layanan Prima 4.0.

Dari 20 finalis, BCA menentukan 10 desa wisata yang berhak menyandang gelar juara dari empat kategori BCA Desa Wisata Awards 2021.

BCA mengumumkan tiga desa wisata sebagai pemenang Desa Wisata Kategori Alam. Lalu, ada tiga desa wisata lagi yang menjadi pemenang untuk Desa Wisata Kategori Budaya.

Kemudian, ada tiga desa wisata yang keluar sebagai pemenang dalam Desa Wisata Kategori Kreatif dan satu desa wisata terfavorit sebagai pemenang Desa Wisata Kategori Digital.

Baca Juga: Jenis-Jenis Tabungan BCA, Mau Pilih yang Mana?

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya